Belasan Truk Material Galian C Sebabkan Jalan Rusak Parah Dihadang Warga Desa Banyumas.

0
174 views
Beberapa truk yang terparkir dipinggir jalan akibat dihadang warga

SNN.com // Langkat — Sejumlah warga Dusun III, IV Desa Banyumas Dan warga Desa Petumbukan Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat menghadang jalan belasan truk pengangkut pasir dan material yang setiap harinya melintasi Jalan Desa mereka dengan cara menumpuk timbunan pasir ditengah jalan. Rabu (08/07/20)

Penyebab warga memberhentikan truk tersebut bukan tanpa alasan, sebab selama beberapa tahun belakangan ini mulai tahun 2013 lalu jalan Dusun III dan IV Desa Banyumas menuju ke Desa Pertumbukan rusak parah dan juga mengakibatkan debu bertebaran yang sangat menggangu aktivitas warga.

” Jadi rusak jalannya, debu nya pun banyak kalau hujan pun becek kali, dulu gak kayak gini jalan ini sebelum truk ini masuk, sekarang kok berlobang besar dan makin parah lah” ujar salah satu warga.

Akhirnya belasan sopir yang merasa keberatan akibat puluhan warga khususnya kaum ibu-ibu menghalangi kerja mereka, pihak Desa dan di bantu personil dari Polsek Stabat hadir dan mengadakan mediasi antara warga, sopir, ormas dan perwakilan dari pemilik area Galian C.

Saat warga dan sopir truk mediasi di ruang sekolah bersama kades banyumas, kades pertumbukan dan kapolsek stabat

Setelah 2 jam lebih mediasi tersebut, akhirnya warga meminta  Kepala desa untuk merevisi kembali surat perjanjian yang sebelumnya sudah dibuat beberapa tahun lalu agar dalam surat perjanjian tersebut dibuat sangsi sopir truk yang melanggar janji tersebut.

Yang mana disurat perjanjian sebelum nya warga setuju bila truk yang melintas di jalan alternatif mengalami kerusakan maka diperbolehkan untuk melalui jalan Dusun III dan IV dengan sekali melintas memberikan distribusi sebesar Rp2000 kepada oknum setempat agar uang tersebut dapat digunakan untuk perbaikan jalan yang rusak.

Selaku Kades Banyumas Edy Suryanto mengatakan ” surat perjanjian sebelumnya sudah disetujui warga akan kembali direvisi sebab warga Dusun III dan IV tidak setuju truk pengangkut material Galian C tersebut melintas di jalan Dusun mereka, dan menuntut agar Truk hanya melintasi jalan alternatif di Simpang Keris saja ” Ujar nya

Baju dinas Kapolsek Stabat AKP M.Surbakti, Baju Putih Kades Banyumas Bapak Edy Suryanto, Baju Abu Kades Pertumbukan Bapak Hasan Basri S.sos

Namun setelah beberapa waktu belakangan ini jalan yang rusak tak kunjung di perbaiki dan itu yang buat warga marah sehingga ingin meminta Kepala Desa untuk merevisi surat perjanjian tersebut.

Kemudian Surat perjanjian tersebut pun di revisi sesuai dengan keinginan warga bahwa semua truk pengangkut material Galian C tersebut dilarang untuk melintasi jalan Dusun III dan IV, Dan bila ada truk yang melanggar akan dikenakan sangsi yang sampai saat ini belum di tentukn sangsi seperti apa yang diberikan warga kepada sopir truk tersebut.

Diwaktu yang sama seorang perwakilan PT.QTON bernama bapak Adham juga memberikan komentar dalam mediasi tersebut yang mana pihak nya mau merawat jalan yang dilalui truk-truk tersebut dan meminta pengertian dari sopir-sopir untuk membantu melakukan perawatan tersebut.

” kalau dari kami (PT.Qton) sudah membuka jalan sendiri namun banyak juga yang mengunakan jalan ini (Jalan Dusun III,IV) sehingga kami juga meminta para sopir untuk membantu untuk membeli matarial batu yang digunakan menimbun jalan ” tutupnya. (AY29)