Menyongsong Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kab. Pacitan

SNN | PACITAN – Walaupun masih setahun kedepan Pilkada serentak tahun 2020, telah banyak bermunculan calon yang akan mengikuti Kontestasi layaknya Pemilu yang telah berahir beberapa bulan yang lalu, dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Pacitan telah menggelar Pertemuan Lintas Partai Politik di paray Pandan Kurung Teleng Ria Pacitan. Kamis (12/9/2019).

 

Dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbogo, Kepala BAKESBANGPOLTri Mudjiharto, dan para Ketua Partai Politik atau yang mewakili diikuti oleh Sekretaris dan Bendahara masing-masing, juga para Narasumber Imam Haryono Tokoh masyarakat dan Suhariyanto mantan ketua Bakesbangpol.

 

Dalam sambutannya Sumbogo mewakili Bupati yang tidak bisa hadir karena sesuatu hal, hanya menyampaikan amanat dari Indartato untuk membuka Pertemuan dari Forum Lintas Partai Politik.

 

Sementara Agus sebagai Komisioner KPU membeberkan tentang akan diselenggarakannya Pilkada serentak tahun 2020 dan tahapannya diawali dengan Program dan Anggarannya sampaidengan tanggal 30 september 2019, Sosialisasi dan Bimtek dijadwal tanggal 1 November sampaidengan 22 September 2020 mendatang.

“Landasan KPU dalam melaksanakan Pilkada di Pacitan adalah UU 1/2015 sebagaimana telah diubah dengan UU 8/2015 dan UU 10/2016 di Pasal 5 Pemilihan dilakukan dengan dua tahapan yaitu Persiapan dan Penyelenggaraan” terangnya.

 

Lebih lanjut Agus mengatakan ” Landasan lain yaitu UU 23/2014 Dari Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah PP 39 tahun 2017 tentang Pengelolaan Uang Negara/Daerah”. Tandasnya.

 

Ketua Bawaslu Berty stefanus yang hadir juga sebagai Narasumber membeberkan tentang pengawasan memastikan sudah sesuaikah penyelenggara, disini KPU mempunyai peran yang sangat penting melaksanakan tugas-tugasnya sesuai aturan yang sudah ditetapkan dan dijadwalkan. Namun untuk awal dari semua tahapan Bawaslu akan melaksanakan perekrutan penganwas ditingkat kecamatan setelah pengajuan anggaran ke Pemerintahan Daerah disetujui.

 

“Untuk langkah awal kami mengajukan anggaran ke Pemda sebesar 13 M untuk pelaksanaan pengawasan pemilihan dan berikutnya pelaksanaan perekrutan pengawas ditingkat kecamatan” jelasnya.

 

Berty Stefanus menambahkan peran dalam Pilkada adanya Penyelenggara, Peserta dan Pemilih yang menentukan Pemilihan atau Pemilu bisa dilaksanakan.

 

“Suksesnya Pilkada bukan hanya ditentukan oleh terpenuhi adanya Peserta pemilihan khususnya yang diusulkan Parpol tapi ditentukan juga oleh Pelaksanaannya atau prosesnya berjalan sesuai dengan Peraturan atau tidak” pungkasnya.

 

Selain itu Narasumber juga memberikan masukan untuk penyelenggara dan Peserta yang siap berkontestasi dalam mempersiapkan calon baik Bupati maupun Wakil Bupatinya, dan Penyelenggara juga diharap selalu berjalan sesuai perundangan dan aturan-aturannya.

 

Meski Pilkada akan dilaksanakan tanggal 23 September 2020,masyarakat menyambut dengan antusiasnya diikuti dengan mulainya kinerja serius dari Penyelenggara juga Peserta yang hari ini sebagai pemanasan diawali oleh Bakesbangpol. (ASR)