SPBU Singengu Julu Diduga Kangkangi Perpres Nomor 191 Tahun 2014

0
20 views

SNN | MADINA –¬†Meskipun pelarangan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam jumlah besar menggunakan kemasan (jirigen) telah ‘diharamkan’ oleh Pertamina, namun implementasi dilapangan diduga pendistribusian BBM berbasis jirigen kerap dilakukan SPBU kepada para pengecer.

Pasalnya, peraturan itu dikeluarkan scara resmi oleh Pertamina pada awal Februari kemarin, dengan tujuan menjaga kestabilan BBM yang beredar di masyarakat. Kendati demikian, pembeli menggunakan jirigen tetap diperbolehkan dengan syarat untuk kebutuhan UMKM itupun harus ada rekomendasi dari pihak terkait.

Pantauan SNN dilapangan, salah satu SPBU yang terletak di Jalan Trans Sumatera Padang Sidempuan, Singengu Julu, Kotanopan, Mandailing Natal, diduga mengangkangi perpres nomor 191 tahun 2014 yang melarang pembelian BBM dengan kapasitas besar menggunakan jirigen untuk diperjual belikan kembali.

Pihak SPBU diduga mempertontonkan praktik-praktik ilegal itu secara terbuka sehingga menimbulkan kecemburuan antara pembeli langsung dengan para pengecer yang membawa jirigen dalam jumlah banyak.

Sebab, banyaknya jirigen berbaris di SPBU mengakibatkan mengularnya antrian kenderaan yang hendak mengisi BBM.

Salah satu pengendara yang tak ingin disebutkan namanya kecewa atas pelayanan SPBU yang acuh tak acuh saat melayani konsumen.

“Tengoklah bang kita mau kerja jadi terhambat karna jirigen-jirigen ini, abis waktu kita mengantri aja. Sepertinya orang itu memprioritaskan jirigen dari pada pembeli langsung,” ujar konsumen.

Yah kita berharap, sambungnya, semoga kedepannya pengecer-pengecer yang bawa jirigen ini cepat di tindak oleh pihak berwajib agar kedepannya tidak ngantri panjang lagi seperti ini. Abis waktu kita ngantri aja,” kesalnya sembari pergi meninggalkan SPBU.

Terpisah, Kapolsek Kotanopan AKP Indra Sakti Siregar, saat di konfirmasi SNN melalui pesan WhatsApp tak menggubris, bahkan langsung memblokir nomor WhatsApp wartawan.

Sementara, Kapolres Madina AKBP Tua Horas Silalahi, terkesan tidak mengetahui hal tersebut. Beliau berterima kasih atas info yang diberikan.

“Terima Kasih infonya,” jawab singkat Kapolres lewat pesan WhatsApp.¬†(MA)