TERKAIT KASUS OKNUM PNS GURU SDN No. 025934 BINJAI BARAT YANG MANGKRAK, JPKP PERTANYAKAN KINERJA INSPEKTORAT DAN KADIS PENDIDIKAN KOTA BINJAI.

Ketua DPW JPKP SUMUT Rudy Chairuriza Tanjung  SH

SNN.com // Binjai — Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Dewan Pimpinan Wilayah Sumatera Utara (DPWSUMUT) Mempertanyakan Kinerja Inspektorat Pemko Binjai selaku Institusi yang menangani atas kasus Dugaan Tindak Pidana Pemalsuan Surat Dan Dokumen Pendukung Sebagai persyaratan pengangkatan tenaga honorer Kategori II formasi tahun anggaran 2013-2014 menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada lingkungan Dinas Pendidikan Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara, atas nama Diah isfianda SE, S.Pd. Yang dilakukan Secara bersama Sama dengan Agustina oknum Kepala Sekolah SDN No 025934 Dan Ismah tanjung Oknum Guru Bidang Study Agama Islam selaku Bendahara BOS pada SDN No 025934 Binjai Barat.  Jumat (26/06/20)

Yang mana kasus tersebut dilaporkan oleh saudara Sofian, SH Dengan Surat Laporan No. 01/LT/03.2020 Tanggal 26 maret 2020. Dalam pernyataannya Saat bertemu dengan awak media, Ketua DPW JPKP SUMUT Rudy Chairuriza Tanjung  SH, Atau yang akrab disapa dengan “Bang Rudy”, menyatakan

“Kasus seperti Ini Harus mendapatkan perhatian serius Dari Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah, Harus ditindak tegas sesuai dengan undang undang yang Berlaku di NKRI, karena sangat merugikan Dan berdampak buruk bagi Negara ini”. Ungkapnya

Lebih lanjut lagi, bang Rudy menyatakan
“JPKP akan melakukan pendampingan Dan terus memantau perkembangan atas kasus ini hingga tuntas”. Hal itu dibuktikan dengan dibuat nya Surat Kuasa Pendampingan Dari JPKP DPW Sumut terhadap Pelapor Saudara Sofian SH yg di tanda tangani pada Tanggal 19 juni 2020 Lalu, di kantor sekretariat DPW JPKP SUMUT Jl. Karya Jaya –  Karya XII No.  7B Medan.

Tidak sampai disitu saja, keseriusan JPKP Sumut dalam pendampingan atas laporan kasus ini di tindak lanjuti dengan melayangkan surat kepada kepala Inspektorat pemkot Binjai, kepala Dinas pendidikan Kota Binjai, dan di tembus Kan kepada Wali Kota Binjai serta Pimpinan DPP JPKP di Jakarta.

Ketua DPD JPKP Kota BINJAI Bang Rizal Mirza serta Ketua DPD JPKP Kota MEDAN Bang Zulhambri Daeng

Surat dengan No.  084/JPKP/DPW-SUMUT/VI/2020 bertanggal 24 juni 2020 tersebut Diantar langsung ke kantor inspektorat pemkot Binjai, Dinas Pendidikan Kota Binjai Dan Kantor Wali Kota Binjai, Oleh bang Rudy  selaku Ketua JPKP DPW SUMUT dengan di dampingi  Ketua DPD JPKP Kota BINJAI Bang Rizal Mirza serta Ketua DPD JPKP Kota MEDAN Bang Zulhambri Atau yg lebih akrab di Sapa dengan “bang Ambri Daeng”.

Akan tetapi sangat disayangkan, Saat menyampaikan surat tersebut ke kantor inspektorat pemkot Binjai  respon yang diterima kurang baik, tidak satupun Dari ke empat oknum auditor pemeriksa kasus ini bisa ditemui, semua tidak ada ditempat, Dengan alasan sedang makan Siang di Luar kantor, walau sebenarnya jam makan Siang sudah lewat.

Akhirnya surat di Maksud hanya diterima seorang pegawai inspektorat yang tidak mau disebutkan Namanya.

Kantor Dinas Inspektorat Binjai Dan Dinas Pendidikan Binjai

Begitu juga Saat di kantor Wali Kota Binjai, Wali Kota Binjai tidak dapat ditemui Karena sedang melakukan tele Conference, dan surat hanya diterima Oleh seorang petugas satpol PP yg berjaga di depan ruang kantor Wali Kota Binjai.

Hal serupa Terjadi juga di Kantor Dinas Pendidikan Kota Binjai, Kadis Pendidikan Sri Ulina Ginting tidak dapat ditemui, hanya sekretaris Dinas Pendidikan yg bertemu dengan Pimpinan JPKP.

Tak hanya itu pada Tanggal 22 juni 2020, Diah Isfianda dikonfirmasi melalui telephone selular.  Dalam pembicaraan dengan awak media,  Diah isfianda mengatakan kepada awak media
“Tolong anda Jangan ikut campur dalam masalah Ini, Biar saja masalah Ini antara Saya (Diah isfianda. Red) dengan dia (pelapor, sofian SH. Red). Ujarnya dalam lalu mematikan hubungan telephone tersebut.

Hingga kini Pihak Terlapor Diah Isfianda maupun Kadis Pendidikan Kota Binjai Sri Ulina Ginting Dan Auditor Dinas Inspektorat Kota Binjai tak bisa dihubungi.

Kemudian keterangan Dari pelapor, saudara Sofian SH kepada awak media mengenai kronologi atas kasus yang dilaporkan.

“Saat kasus ini kami Laporkan ke pada Kadis pendidikan Kota binjai Saudari Sri ulina Ginting, kasus ini awalnya di tanggapi dengan serius, Bahkan kami sudah bicara dengan Kadis pendidikan binjai Sri ulina Ginting , pada 05 February 2020.

Dalam pembicaraan itu, beliau menyarankan untuk berdamai dengan terlapor. Dan kami menolak perdamaian yang ditawarkan. Hingga  diputus Kan untuk memanggil terlapor Dan memeriksa kembali kasus ini pada Tanggal 07 February 2020, agar Tanggal 10 February sudah dapat diputuskan hasil pemeriksaan terhadap terlapor.

Akan tetapi setelah terlapor bertemu dengan Kadis pendidikan, Kadis pendidikan Malah memblokir nomor kontak Saya,  dan kasus ini tidak pernah lagi dilanjutkan.

Karena merasa tidak ada kejelasan Dari Kadis pendidikan Kota binjai, maka pada Tanggal  30-31 maret 2020, saya mengirimkan surat laporan terbuka tertanggal 26 maret 2020 dengan No. 01/LT/03.2020. Atas kasus tersebut,
Yg Saya Kirimkan kepada 9 instansi terkait yaitu :
1. Wali Kota Binjai
2. Sekretaris Daerah Kota Binjai
3. Kepala BKD PemProvsu
4. Kadis pendidikan pemprovsu
5. Kapoldasu
6. Kepala BKD Kota Binjai
7. Kadis pendidikan Kota Binjai
8. Kapolres Kota Binjai
9. Inspektorat Kota binjai.

Dari 9 instansi tersebut, hanya wali Kota binjai yg merespon, Dengan mengeluarkan surat perintah Tugas wali Kota binjai No. 700-3785 Tanggal 13 April 2020, yg menugaskan Tim inspektorat daerah Kota binjai untuk melakukan audit khusus terhadap kasus yg kami Laporkan.

Berasarkan perintah Dari wali Kota tersebut,  pada Tanggal 05 Mei 2020, Ketua Tim audit inspektorat binjai untuk kasus ini Saudara Ariston Daniel Gultom menelepon Saya Dan meminta Saya untuk datang ke kantor inspektorat binjai untuk mengambil surat yg mana surat tersebut Tanpa Tanggal tetapi bulan Mei 2020, Dengan no 04/A.MUDA /ITKO. B/U/2020.
Perihal konfirmasi /permintaan keterangan terkait kasus tersebut.

Sekitaran Pukul 13.00 Saya bertemu dengan Tim audit kasus ini di kantor inspektorat Kota binjai, yaitu
1. Elva M.P Br Bangun, SE
Nip. 19831011 200604 2 007
Pangkat/Golongan : Pembina (IV/a)
Jabatan : inspektur Pembantu Pembangunan  Dan Kessos
Selaku pengendali teknis

2. Ariston Daniel Gultom, SE
Nip.  19720819 200903 1 001
Pangkat/Golongan : Penata (III/c)
Jabatan : Auditor Muda selaku Ketua Tim.

3. Untung Barus, SE
Nip.  19740304 200003 1 001
Pangkat/Golongan : Penata Muda Tk. I (III/b)
Jabatan : Auditor Pertama (Anggota Tim)

4. Nurasiah, SE
Nip. 19810506 201503 2 001
Pangkat/Golongan : Penata Muda TK. I (III/b)
Jabatan : Auditor Pertama (Anggota Tim)

Dalam pertemuan tersebut, saya menerima surat panggilan, dan sempat berbicara dengan mereka, dan Dari pembicaraan itu Saya ketahui Bahwa Tim audit sudah bertemu dengan terlapor pada kisaran antara 14 April 2020 sampai 04 Mei 2020. Dan sudah berbicara.
Kemudian Saya juga mendapatkan tawaran damai, agar kasus ini tidak di teruskan. Tetapi dengan tegas Saya menolak.
Kemudian Saya meninggalkan kantor.

Pada 07 Mei 2020 saya kembali datang ke kantor inspektorat Kota binjai untuk memenuhi panggilan. Dan di buat lah Berita Acara Pemeriksaan.

Setelah nya, beberapa  kali Saya konfirmasi dengan saudara Ariston Daniel mengenai perkembangan kasus,  awalnya berjalan baik Dan komunikasi juga baik,  tetapi Kemudian setelah Tim inspektorat bertemu dengan terperiksa, tiba tiba saudara Ariston Daniel memblokir nomor kontak saya Dan kasus ini kembali terhenti.

Hal ini Sama Persis yang terjadi di Saat kasus di periksa Oleh Kadis pendidikan. Hingga kasus ini naik ke media Masih belum ada kabar Apa pun Dari dinas pendidikan Dan inspektorat Kota binjai.

Akan tindakan mereka yang seakan tutup mata tentang kasus ini menjadikan tanda tanya besar JPKP DPW SUMUT dan Saudara Sofian,SH .

Ada Apa dengan Kadis pendidikan Kota binjai Dan inspektorat Kota binjai????
Lalu Apakah kasus sebesar ini Harus hilang Tanpa Mendapatkan sanksi hukum???
Lalu bagaimana dengan slogan Bahwa Indonesia adalah negara hukum???” Ungkapnya kesal. (AY29)