BP2SDM Kementerian Kehutanan mengadakan Fokus Group Diskusi (FGD) bersama awak media, Jumat 26/09/2025 di Media Center Gedung Kementerian Kehutanan. Suaranetizennews,– Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kementerian Kehutanan mengadakan Fokus Group Diskusi (FGD) bersama awak media, Jumat 26/09/2025 di Media Center Gedung Kementerian Kehutanan.
Sekretaris BP2SDM Kemenhut,
U. Mamat Rahmat mengatakan, FGD bersama media ini bertujuan untuk menyampaikan peran strategisnya BP2SDM dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM), guna mendukung kinerja pembangunan kehutanan yang berkelanjutan.

“Dalam rangka mengoptimalkan peran tersebut, BP2SDM merasa perlu menjelaskan kepada media, untuk memaparkan berbagai langkah penting yang telah dan akan kami lakukan untuk mendukung pengelolaan hutan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan kehutanan,”ujar Mamat.
Mamat menjelaskan, BP2SDM secara khusus menyoroti perubahan struktur organisasi dan tugas dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelatihan menjadi Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM, sebagai upaya peningkatan layanan pelatihan dan pemberdayaan SDM kehutanan. “Melalui kebijakan ini, BP2SDM berkomitmen untuk menyediakan program pendidikan yang relevan dan terintegrasi, mulai dari SMK Kehutanan, hingga pelatihan vokasi dan pengembangan generasi pelestari hutan yang profesional,”jelasnya.
Salah satu fokus utama BP2SDM lanjut Mamat adalah, penguatan Kelompok Tani Hutan (KTH) yang menjadi ujung tombak pengelolaan hutan lestari di tingkat tapak. “Tahun ini, nilai transaksi ekonomi KTH mencapai Rp3,08 triliun, menandai peningkatan signifikan dalam produktivitas dan kemandirian usaha masyarakat sekitar hutan,”ujar Mamat.
Menurut Mamat, peningkatan kapasitas penyuluh kehutanan dan pengembangan teknologi melalui Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) sebagai pusat unggulan (Center of Excellence) juga menjadi bagian dari strategi besar dalam mendukung ketahanan pangan, air, dan energi secara berkelanjutan.
Selain itu lanjut Mamat, BP2SDM juga mengupayakan integrasi sistem perencanaan dan pengembangan SDM yang terhubung dengan merit system, peningkatan kualitas kurikulum SMK Kehutanan Negeri, serta pelaksanaan program Corporate University yang menyelaraskan pelatihan dengan kebutuhan strategis Kementerian Kehutanan.
“Melalui media briefing ini, BP2SDM mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari komunitas, dunia usaha, hingga lembaga pemerintah daerah untuk berkolaborasi menguatkan sinergi demi mendukung pembangunan kehutanan yang berkelanjutan dan berbasis peningkatan kualitas SDM,”pungkasnya.
Penulis :
YATIN KHOTIMAH