Mobil listrik i2C buatan PT TMI yang digadang-gadang jadi mobil nasional di era Presiden Prabowo Subianto. Mobil listrik buatan Indonesia bernama i2C atau Indigenous Indonesian Car. Desain mobil konsep ini dikerjakan oleh PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) dengan panduan atau pengawasan langsung dari tim Italdesign asal Italia.
Suaranetizennews,- Sudah terlalu lama negeri kita dijajah otomotif negeri Sakura. Bahkan empat tahun terakhir, serbuan otomotif dari negeri Tirai Bambu juga tak kalah masifnya. Cina memproduksi jutaan mobil listrik, yang kabarnya sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priuk dua minggu lalu.

Entah apa sebabnya, penguasa negeri ini seolah tak pernah sadar, bahwa pasar otomotif negara kita, amat sangat seksi di mata negara asing. Berdasarkan data Gaikindo, lima tahun terakhir, mobil yang terjual jumlahnya rata-rata 900ribu unit pertahun. Indonesia bahkan masuk negara terbanyak dalam pembelian mobil terbanyak di Benua Asia.
Beruntung, Presiden Prabowo Subianto menyadari hal itu. Sebentar lagi Indonesia akan memproduksi mobil buatan anak bangsa. Pabriknya pun sudah mulai dibangun dan dalam waktu tiga tahun ke depan akan memulai berproduksi. Hebatnya lagi, mobil nasional yang akan diperkenalkan di era pemerintahan Prabowo ini menggunakan teknologi yang sudah canggih yakni mobil berbahan bakar listrik.
Kepala Negara mengatakan saat ini sedang dipersiapkan soal pendanaan pembangunan pabriknya.Juga pengembangan desain, pabrik dan enginenya termasuk segala sesuatunya untuk meracik mobil karya anak bangsa.
Hal ini disampaikan oleh Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Senin (20/10/2025).
“Belum merupakan prestasi, tapi sudah kita mulai rintis, kita bakal punya mobil buatan Indonesia dalam 3 tahun yang akan datang. Saya sudah alokasikan dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sedang bekerja sekarang,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna dikutip kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo tidak menjelaskan lebih rinci mengenai model, tipe, atau pilihan mesin dari calon mobil nasional Indonesia yang bakal diluncurkan tiga tahun lagi.
Namun sekadar pengingat, pada gelaran pameran GIIAS 2025 ini, sudah diperkenalkan mobil listrik konsep buatan Indonesia yang disebut-sebut sudah mendapat persetujuan Prabowo.
Mobil nasional tersebut diperkenalkan PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) sebagai sebuah konsep mobil listrik yang diprakarsai dan didesain langsung oleh talenta-talenta terbaik bangsa Indonesia di ajang GIIAS 2025
Mobil listrik konsep yang dimaksud adalah i2C atau Indigenous Indonesian Car. Desain mobil konsep ini dikerjakan oleh PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) dengan panduan atau pengawasan langsung dari tim Italdesign asal Italia.
“Kolaborasi ini merupakan langkah penting bagi kami untuk menunjukkan potensi kompetensi di bidang otomotif dan bagaimana visi Presiden Prabowo terhadap kemandirian bangsa dapat diterjemahkan dalam sebuah karya nyata,” tulis PT TMI dalam keterangan resminya.
Di pameran GIIAS 2025, mobil konsep i2C ini ditampilkan dalam bentuk clay model skala 1:1. Menurut Budi Wuraskito selaku Design Advisor TMI, untuk membuat mobil dari sketsa desain, hingga jadi produk massal, dibutuhkan prototipe 20 hingga 30 mobil untuk dilakukan banyak pengujian.
“Kita uji tabrak dari samping, depan, belakang. Diuji berkali-kali. Kita komplet lah, sampai kita dapat IP (kekayaan intelektual) yang beneran punya kita,”kata Budi kepada wartawan di arena GIIAS 2025, ICE-BSD City (23/7/2025) lalu.
“Jadi mudah-mudahan dua tahun setengah itu kita sudah menghasilkan suatu serial produksi. Jadi (perkiraannya) sekitar 2027 akhir atau 2028 awal, sudah produksi massal,” bilang Budi.
PT TMI berencana memperkenalkan versi lengkap dari konsep mobil listrik ini pada ajang otomotif tahun depan, setelah melewati tahap pengembangan desain dan evaluasi lebih lanjut.
Kehadiran mobil ini di booth GIIAS 2025 digunakan untuk mendapatkan masukan publik serta menunjukkan komitmen TMI terhadap kemandirian, inovasi, dan kreativitas.
Penulis:
Junaidi P.Hsb