Empati Kepada Bencana Sumatera, Gubernur Jakarta Tegaskan Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru Ditiadakan

waktu baca 1 menit
Minggu, 21 Des 2025 07:42 103 Suara Netizen

Suaranetizennews – Pemerintah Provinsi Jakarta memutuskan untuk meniadakan pesta kembang api untuk perayaan tahun baru 2026 mendatang. Hal tersebut dinyatakan Gubernur Jakarta Pramono Anung, bahwa  keputusan diambil sebagai bentuk empati terhadap bencana Sumatera. “Saya sudah memikirkan, yang paling utama tidak kemeriahan yang berlebihan, mewah-mewah itu tidak ada,” kata Pramono di kawasan Ancol Barat pada Jumat (19/12/2025).

Kendati demikian, Pramono menyebutkan, perayaan tahun baru harus tetap diadakan di Jakarta meski dengan cara sederhana karena Jakarta merupakan Ibu Kota Negara (IKN) dan merupakan kota global sehingga Jakarta akan disorot oleh dunia. Selain itu, Pramono juga tidak menghalangi masyarakat untuk menyambut tahun baru sebagai bentuk syukur dengan cara masing-masing. “Tapi yang jelas saya tidak ingin kita menampakkan kemewahan berlebihan dan tidak punya empati dengan apa yang terjadi dengan saudara-saudara kita yang ada di Sumatera,” kata Pramono.

banner 600x600

Sebelumnya, Pramono menyebutkan akan menyiapkan tempat untuk melakukan doa bersama bagi korban bencana di Sumatera saat perayaan malam pergantian tahun. “Pasti nanti akan ada tempat secara khusus untuk kita merenung berdoa, kontemplasi, terutama berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara,” Pramono menambahkan.

Ruli Harahap

LAINNYA
error: Content is protected !!