Kepala BGN Dadan Hindayana, bersama Pengurus Besar NU (foto dok : Biro Hukum dan Humas BGN) Suaranetizennews – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan posisinya sebagai mitra strategis Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Hingga akhir 2025, PBNU tercatat telah mengoperasikan 141 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menjadikannya organisasi kemasyarakatan dengan kontribusi paling konkret dalam implementasi program strategis BGN.
Kolaborasi antara BGN dan PBNU dinilai sebagai contoh kemitraan institusional yang tidak berhenti pada komitmen, tetapi diwujudkan melalui pelaksanaan nyata di lapangan. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dalam acara Launching 50 SPPG NU dan Penyerahan Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 100 santri di Pondok Pesantren Al Hasani, Sikebo, Limpung, Batang, Jawa Tengah. “PBNU tidak hanya berbicara, tetapi benar-benar bertindak dan mengimplementasikan apa yang sudah direncanakan,” ujar Dadan di Batang, Jawa Tengah.

Menurut Dadan, kemitraan BGN dan PBNU telah dimulai sejak penandatanganan nota kesepahaman pada 5 Februari. Dalam perjalanannya, kerja sama tersebut menunjukkan perkembangan signifikan. Dari 72 SPPG PBNU yang telah beroperasi, ditambah 69 SPPG yang diresmikan, total kontribusi PBNU mencapai 141 SPPG. Jumlah tersebut menjadi bagian dari 19.000 SPPG yang terbentuk sepanjang tahun 2025 di bawah koordinasi BGN. “Saya sangat yakin sekali kontribusi PBNU ini akan membawa program ini jauh lebih bermanfaat untuk umat sekalian,” lanjutnya.
Ruli Harahap