Ketua Indonesia Narcotics Watch, Budi Tanjung Suaranetizennews – Dengan viralnya berita praktik pemerasan yang dilakukan KPR Rutan kelas 1 Salemba FA kepada warga binaan Muhamad Faisal alias ical, menjadi sorotan Budi Tanjung, pengamat dari Indonesia Narcotics Watch (INW).
Dalam pernyataan sikapnya, Ketua Indonesia Narcotics Watch, menyesalkan tindakan Kepala Pengamanan Rutan tersebut. “Jika memang benar KPR Rutan Salemba melakukan pemerasan terhadap warga binaan, Indonesia Narcotics Watch mendesak Menteri Imipas segera mengusut dan menelusuri sejauhmana kebenaran informasi pemerasan tersebut,” ujar Budi.

Dalam hal ini INW tidak merasa kaget jika ada oknum pejabat atau petugas lapas melakukan pelanggaran etik, pelanggaran aturan di dalam lapas atau rutan, bahkan sudah menjadi rahasia umum kalau ada petugas Lapas yang memeras warga binaan.
“Bila terbukti ada pemerasan warga binaan, itu artinya pejabat tersebut tidak menghormati segala kebijakan dan aturan yang telah dibuat oleh Menteri Imipas. Ini sama saja dengan pembangkangan terhadap instruksi menteri. Padahal kita tahu bahwa Menteri Imipas tengah gencar melakukan pembenahan dan perbaikan di Lapas yang ada di seluruh indonesia,” ucap Budi Tanjung kepada awak media melalui sambungan telephone, Sabtu (24/1).
Budi mengungkapkan, jika terbukti pejabat tersebut memeras, Menteri Imipas harus segera mencopot yang bersangkutan. “Tidak tertutup kmungkinan, Karutan mengetahui perbuatan anak buahnya, sehingga harus ikut diperiksa. kasus ini harus menjadi momentum bagi Kementrian Imipas untuk kelakukan bersih-bersih pejabat atau petugas Lapas nakal,” pungkasnya
Redaksi SNN