Upaya Korlantas Polri Memastikan Penyelenggaraan Mudik Aman Tahun Ini

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Mar 2026 10:46 114 Suara Netizen

Suaranetizennews,- Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Wibowo bersama jajaran telah mempersiapkan Penyelenggaraan Angkutan Mudik Lebaran Tahun 2026 ini.

Saat menghadiri Rakor Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026 di Kementerian Perhubungan beberapa hari  yang lalu,  Brigjen Wibowo memastikan persiapan dan kesiapan Korlantas Polri dalam melayani masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

banner 600x600

Dalam pemaparannya, Brigjen Wibowo menyampaikan Operasi Ketupat bukanlah sekadar agenda rutin pengamanan lalu lintas, melainkan menjaga momentum pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Operasi Ketupat ini bukan sekadar operasi penjagaan dan pengaturan saja bagi kami. Ini adalah momen bagi kita semua untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun keselamatan,” ujarnya.

Brigjen Wibowo menjelaskan pengamanan Operasi Ketupat dibagi menjadi empat klaster;
Pertama jalur arteri dan tol, kedua tempat ibadah dan kawasan wisata, ketiga lokasi penyeberangan, dan terakhir titik pergerakan mudik seperti terminal, bandara, serta stasiun.

“Kami menentukan ada empat klaster dalam kegiatan pengamanan Operasi Ketupat tahun ini, sehingga penanganan bisa lebih terfokus dan terukur,” kata Brigjen Wibowo

Lebih lanjut, dia menyoroti Jawa Barat sebagai titik lelah pemudik asal Sumatera. Jalur tol kerap mengalami kepadatan terutama di rest area saat waktu berbuka puasa dan istirahat.

“Jawa Barat adalah salah satu lokasi yang menjadi titik lelah pemudik yang berasal dari wilayah Sumatera. Sehingga beberapa inventarisir masalah yang coba kami himpun untuk wilayah di Jawa Barat, kendala di jalur tol ini terutama pada saat-saat tertentu ada di rest area, khususnya pada saat masyarakat akan buka puasa atau istirahat,” jelasnya.

Selain itu dikatakan Brigjen Wibowo, Korlantas Polri juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur arteri secara situasional mulai dari pengalihan arus, contraflow, hingga one way sepenggal di titik-titik dengan intensitas kendaraan tinggi namun kapasitas jalan terbatas.

“Kami tetap menggunakan rekayasa yang dimulai dari pengalihan arus, contraflow, sampai one way sepenggal, khususnya di wilayah yang padat intensitas kendaraannya tapi tidak didukung sarana jalan yang memadai,” ujarnya.

Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, Jenderal Bintang Satu ini berharap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik. “Hal Ini sesuai dengan tagline mudik 2026 ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,”pungkas Brigjen Wibowo.

Penulis : Junaidi P.Hsb

LAINNYA
error: Content is protected !!