Polda Metro Jaya Apresiasi Aksi May Day Berlangsung Kondusif

waktu baca 3 menit
Sabtu, 2 Mei 2026 12:02 67 Suara Netizen

Suaranetizennews – Aksi para buruh di hari May Day, Jumat (1/5), di lingkungan Polda Metro Jaya (PMJ) secara keseluruhan berlangsung aman dan kondusif. Dalam hal ini PMJ pun melayani aksi pengerahan massa tersebut dengan humanis.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas PMJ Kombes Bhudi Hermanto, bahwa pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung jalannya aksi Mayday 2026 berjalan aman dan kondusif. Mulai dari Massa aksi, Tim Pengamanan, Unsur TNI, Polri, dan pihak pihak pendukung lain.  “Polda Metro Jaya menempatkan penyampaian pendapat di muka umum sebagai prioritas dan sebagai bagian dari demokrasi. Maka kehadiran negara berfungsi sebagai unsur pengamanan dan gangguan adanya gangguan gangguan yang mungkin timbul dari pelaksanaan Mayday 2026,” ujar Kombes Pol Bhudi.

banner 600x600

Terkait Pihak – pihak yang ditangkap bukanlah pihak buruh yang ingin menyampaikan pendapat secara damai, namun bagian dari kelompok yang ingin mengganggu keamanan dan stabilitas negara. Tim Gakkum Polda Metro Jaya bekerja bukan hanya dari ini, namun juga bekerja sejak beberapa hari yang lalu untuk memastikan perayaan Hari Buruh 2026 berjalan dengan aman dan kondusif.

Polda Metro Jaya hadir untuk menjaga kekondusifitasan wilayah sebagai bentuk pengamanan yang dilakukan untuk massa aksi dapat berjalan aman dan kondusif. Untuk pemaparan hasil daripada hari ini akan disampaikan oleh Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Kombes Pol. Iman Imanudin selaku Dirreskrimum Polda Metro Jaya menyatakan, telah bekerjasama dengan beberapa pihak di lapangan sebagai bentuk langkah preventif. Hasilnya, Polda Metro Jaya berhasil mengamankan beberapa barang bukti yang dibawa massa aksi untuk melaksanakan Chaos saat aksi unjuk rasa berlangsung, yang diantaranya botol kosong, kain baju, bensin, paku untuk merusak beton, ketapel dan gotri, pilok, dokumen rencana kerusuhan yang berisi rundown setiap Jam, serta rencana dan timeline hingga lokasi evakuasi. alat komunikasi dan sejumlah uang yang diduga untuk membayar massa aksi yang ikut hadir

Mereka memanfaatkan waktu saat massa berorasi untuk melakukan perusakan fasum yang nantinya jika aksi chaos dapat memberikan kesempatan untuk melaksanakan perusakan dan memicu kerusuhan.

Dalam pembicaraan mereka, mereka berencana untuk mengadu domba antar elemen Serikat buruh dengan melakukan penyusupan dan perusakan fasum serta sarana publik. Mereka juga akan melakukan provokasi dan penyerangan kepada aparat yang sedang melaksanakan pengamanan. Mereka merupakan kelompok kelompok dan Parsial dan Sporadis, untuk asal elemen masing – masing peserta aksi yang ditangkap masih dalam pendalaman.

Rentang Usia 20 – 35 Tahun dan sebagian besar berasal dari Luar Jakarta. YLBHI sudah menghubungi kami untuk menjamin hak hak massa aksi terjamin dengan baik.

Mereka juga akan melaksanakan provokasi lewat media sosial sebagai upaya untuk menambah jumlah massa aksi yang akan ikut bergabung dan bentuk untuk memicu kemarahan massa aksi lainnya. Rundown untuk melaksanakan penyerangan dan perusakan sudah dirancang sedemikian rupa. Maka dari itu Polri melaksanakan upaya preventif untuk mencegah adanya perusakan dan penyerangan. Polri juga melakukan hal ini sebagai bentuk pembinaan sebagai sesama warga negara. Saat ini Polri masih melaksanakan pendalaman terhadap sumber asal informasi da sumber pendanaan bagi massa aksi. Sejumlah 101 orang telah memberikan informasi dan setelah selesai menyampaikan informasi, mereka akan segera dipulangkan. Kami berharap pihak orang tua segera berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya.

“Alhamdulillah dengan hal ini, suasana perayaan Hari Buruh dan Penyampaian Pendapat di Muka Umum dapat dicegah dan kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan kondusif. Kami juga berterimakasih kepada masyarakat yang telah membantu untuk menyampaikan adanya potensi untuk melaksanakan kerusuhan sehingga kami bisa bertindak untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkas Kombes Pol. Iman Imanudin.

Ruli Harahap

LAINNYA
error: Content is protected !!