Pelayanan Presisi Satpas SIM Polda Metro Jaya; Sediakan Buku Panduan Bagi Pemohom SIM

waktu baca 3 menit
Rabu, 10 Jun 2026 21:26 182 Suara Netizen

Suaranetizenews,- Transformasi Unit pelayanan Sistem Administrasi SIM (Satpas)  Polda Metro Jaya, telah menunjukan sistem pelayanan yang memenuhi standar pelayanan yang profesional serta  berorientasi pada kemudahan dan kepercayaan masyarakat.

Selain dilengkapi fasilitas dan ruangan ujian teori yang nyaman, Satpas SIM Polda Metro Jaya menyajikan pelayanan  yang memenuhi standar pelayanan publik sebagaimana yang ditetapkan Kementerian PAN-RB.

banner 600x600

Kepala Seksi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dicky Dwi Priambudi Sutarman mengatakan, Satpas SIM Polda Metro Jaya senantiasa berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, profesional, dan terbebas dari praktik percaloan.

“Upaya ini kami lakukan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, transparan dan humanis sesuai dengan semangat reformasi pelayanan publik yang digaungkan Korlantas Polri,” ujarnya baru-baru ini.

Kompol Dicky menegaskan, secara keseluruhan setiap tahapan dan proses pembuatan SIM di Satpas Polda Metro Jaya, oleh petugas dilayani secara humanis dan berkualitas.

“Seluruh tahapan pelayanan pembuatan SIM, kami sajikan secara optimal dan sebaik mungkin, oleh para petugas yang sudah kami bekali dengan kemampuan berkomunikasi yang humanis,”katanya.

Melalui penerapan metoda  pelayanan beraura humanis ini, Kompol Dicky memastikan bahwa proses pembuatan SIM, berjalan dalam suasana tenang dan nyaman, selama pemohon SIM berada di kantor pelayanan Satpas SIM Polda Metro Jaya.

Dia pun menyimpulkan, jika pemohon berada dalam  kondisi suasana tenang dan nyaman, maka seyogiyanya volume keluhan dari pemohon  SIM saat mengikuti ujian teori dan praktek,  bisa diminimalisir secara maksimal.

“Profesionalisme petugas pada bagian ujian teori dan praktek akan menjadi lebih mudah diimplementasikan, yang pada akhirnya melahirkan pengendara cerdas serta memiliki kompetensi psikologis yang bijak dalam berkendara,”tambahnya.

Tak hanya sebatas menjalankan tugas melayani pemohon SIM, lanjut Kompol Dicky, petugas Satpas juga wajib hukumnya untuk memberikan edukasi yang komprehensif kepada pemohon, yakni perihal pelaksanaan uji teori dan ujian praktik.

“Pemberian edukasi ini dimaksudkan untuk membuka wawasan pemohon SIM saat mengikuti tahapan ujian,”katanya.

Buku Panduan Bagi Pemohon SIM

Bagi  masyarakat Kota Jakarta  yang hendak mengajukan SIM di Satpas SIM Polda Metro Jaya Daan Mogot, Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya telah menyediakan buku panduan tes ujian teori berupa pengetahuan dalam berkendara yang diterbitkan oleh Korlantas Polri.

Kompol Dicky menjelaskan, Buku Panduan ini menerangkan bagaimana seseorang pengendara motor bila berada diposisi persimpangan jalan. Apakah langsung berbelok atau menunggu kendaraan lain, sebelum melintas, sambil memberikan tanda lampu sen agar pengendara lain berhati-hati.

Dalam buku panduan ini juga  digambarkan  bagaimana pentingnya  penggunaan sabuk pengaman. “Sabuk pengaman  bagi pengendara roda 4 sangatlah penting, yang bertujuan untuk mengurangi resiko luka-luka pada saat kecelakaan,”imbuhnya.

Bagi pemohon SIM pemula, Buku Panduan ini sangat penting, sebab dalam buku panduan ini dapat  menambah wawasan pemohon SIM tentanf bagaimana tata cara berkendara yang baik

Komitmen Menjaga Integritas

Sebagai penutup Kompol Dicky juga menegaskan, Satpas SIM Polda Metro Jaya,  berkomitmen menjaga integritas standar pelayanan dengan sistem yang transfaran serta pengawasan yang ketat dari petugas yang berwenang.

“Kami menjamin seluruh tahapan proses pembuatan SIM dilakukan tanpa calo dan tanpa pungutan di luar ketentuan. Jika pemohon belum lulus, dapat mengulang ujian tanpa ada biaya tambahan,”pungkasnya.

Penulis: Junaidi P.Hasibuan

LAINNYA
error: Content is protected !!