Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (foto ; istimewa) Suaranetizennews – Ketua Harian DPP Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad merespons polemik yang terjadi dalam proses eksekusi lahan dan bangunan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Dasco menyatakan akan berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk menyikapi persoalan tersebut. “Saya berharap dan akan melakukan koordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6).
Meski demikian, Dasco menegaskan DPR dan pemerintah akan memperhatikan nasib para karyawan Hotel Sultan pascaeksekusi lahan dan bangunan di Blok 15 kawasan GBK. Menurutnya, pengelolaan aset yang nantinya berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara diharapkan tetap memberikan ruang bagi para pekerja yang selama ini menggantungkan hidupnya di Hotel Sultan.

“Bagaimana nasib karyawan Hotel Sultan, tentunya pengelolaan yang nantinya akan dilakukan oleh Kementerian Sekretariat Negara diharapkan juga memberikan tempat kepada karyawan-karyawan yang selama ini sudah bekerja di sana,” jelas Dasco.
Sementara itu, proses eksekusi lahan dan bangunan Hotel Sultan terus bergulir. Setelah sempat diwarnai kericuhan, petugas mulai melakukan penyisiran serta pendataan aset hingga ke dalam kamar-kamar hotel pada Kamis siang, 18 Juni 2026. Seluruh tamu hotel telah diminta meninggalkan lokasi dan area bangunan kini dikosongkan sepenuhnya. Juru Sita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat bersama tim terkait selanjutnya melakukan inventarisasi aset milik PT Indobuildco sebagai bagian dari proses eksekusi yang tengah berlangsung.
Ruli Harahap