Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Suaranetizennews, – Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyambut baik terpilihnya Akhmad Munir sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan.
Ia berharap, kongres yang berlangsung lancar dan demokratis ini dapat mengakhiri dualisme kepengurusan PWI yang telah berlangsung hampir dua tahun.

“Kami tentu senang, mendapat kabar Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berjalan lancar dan demokratis. Semoga PWI betul-betul bersatu lagi dan kembali fokus untk turut mengawal jurnalisme Indonesia yang profesional dan berkualitas,”kata Meutya Hafid di Jakarta, Selasa (9/9/25).
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid secara khusus berpesan agar kepengurusan PWI yang baru merangkul kembali kepengurusan, sebelumnya termasuk, Hendry Ch. Bangun, sebagai bagian dari rekonsiliasi.
Menanggapi hal itu, Akhmad Munir menyatakan, kepengurusan baru akan mengakomodasi nama-nama dari kubu Hendry Ch..Bangun. Saat ini, tim formatur sedang menyusun kepengurusan untuk segera didaftarkan ke Kemeterian.Hukum dan Ham. Rencananya, pelantikan akan dilangsungkan di Museum Pers Nasional Solo, pada akhir September mendatang.
Meutya Hafid juga menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan PWI dalam menjaga jurnalisme Indonesia dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik di tengah gempuran arus informasi yang masif. Ia berharap, para wartawan juga bekerja secara profesional dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. (AsHsb)