Kasat Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi. Suaranetizennews,–Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta menciptakan jalan raya yang aman dan tertib bagi masyatakat Tasikmalaya. Komitmen inilah yang diusung oleh Kasat Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi, sejak resmi bertugas memimpin Satlantas Polres Tasikmalaya sejak Februari 2026 lalu.
Dia mengatakan, dalam rangka untuk mewujudkan komitmen tersebut, pihaknya telah resmi meluncurkan serangkaian inovasi strategis yang menggabungkan efisiensi birokrasi dengan kecanggihan teknologi digital.
“Langkah ini diambil bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya konkret untuk menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di wilayah Tasikmalaya,”ujarnya baru-baru ini.

Dalam hal pelayanan publik, AKP Didit fokus pada Prioritas Utama, yakni Birokrasi Bersih dan Respons Cepat. Salah satu pelayanan publik yang menjadi prioritas utamanya adalah transformasi pada layanan administrasi SIM.
AKP Didit menegaskan bahwa transparansi adalah harga mati. Dengan menerapkan sistem digitalisasi yang lebih efektif dan efisien, masyarakat kini dapat mengurus dokumen berkendara tanpa perlu khawatir dengan prosedur yang berbelit-belit.
Selain membenahi sektor pelayanan publik, AKP Didit menegaskan kehadiran polisi di jalan menjadi hal yang harus diperkuat. “Pengaturan arus lalu lintas kini dilakukan lebih dinamis untuk mengurai titik-titik kemacetan kronis yang selama ini dikeluhkan masyarakat,”ujarnya.
Karena itulah kata AKP Didit, pihaknya telah menerapkan Teknologi ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Sebagaimana diketahui, untuk memperketat pengawasan, Satlantas Polres Tasikmalaya kini mengandalkan Sistem Pemantauan Berbasis CCTV. Inovasi ini memungkinkan petugas memantau titik rawan secara real-time dari pusat kendali.
Selain itu lanjut AKP Didit, pihaknya juga membuka pengaduan masyarakat melalui Aplikasi Pengaduan Digital. “Melalui aplikasi ini, warga bisa melaporkan pelanggaran atau insiden kecelakaan melalui genggaman ponsel,”tuturnya.
AKP Didit berharap, melalui berbagai inovasi yang diterapkan, dapat mengubah mindset masyarakat bahwa keselamatan bukan lagi sekadar himbauan, namun telah menjadi budaya yang didukung oleh sistem yang handal.
“Dengan mengintegrasikan teknologi CCTV, transparansi layanan, dan partisipasi aktif warga melalui aplikasi, tentunya kami berharap angka kecelakaan di Tasikmalaya dapat menurun signifikan seiring dengan meningkatnya kesadaran disiplin pengguna jalan,”tamhahnya.
Pos Pelayanan Terpadu
Dalam rangka menjaga kemanan dan kelancaran lalu lintas selama musim mudik Lebaran 2026, di sepanjang jalur mudik selatan Tasikmalaya, Satlantas Polres Tasikmalaya telah menyiapkan pos pelayanan terpadu bagi para pemudik.
AKP Didit mengatakan, pos pelayanan terpadu tersebut dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat ketika merasa lelah selama perjalanan.
Salah satu pos pelayanan terpadu, berada di Alun-alun Singaparna yang dilengkapi berbagai fasilitas. Selain tempat istirahat, pemudik juga diberi hiburan oleh anggota polisi melalui atraksi sulap.
Selain itu, di dalam pos tersebut juga tersedia miniatur museum sejarah santri dan perjuangan pahlawan asal Kabupaten Tasikmalaya yang dapat dibaca oleh para pemudik.
“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik dan maksimal bagi pemudik. Kami menyediakan tempat istirahat di pos pelayanan sambil menghibur pemudik dengan atraksi sulap. Di pos juga ada miniatur museum sejarah,” kata Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Didit Permadi.
Yang patut diapresiasi adalah, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi Jajaran Polres Tasikmalaya, Operasi Ketupat Lodaya 2026 Polres Tasikmalaya berjalan Sukses. “Selama arus mudik dan arus balik Lebaran Tahun 2026, lalu lintas kendaraan berjalan lancar dan kondusif,”pungkas AKP Didit.
Penulis: Junaidi P.Hasibuan