Khitanan Ceria 2026 Jadi Sarana Edukasi Keselamatan Penerbangan di Sekitar Bandara

waktu baca 3 menit
Minggu, 21 Jun 2026 11:23 95 Suara Netizen

Suaranetizennews – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) kembali menunjukkan komitmennya kepada masyarakat melalui program “Khitanan Ceria Bersama InJourney Airports 2026”. Kegiatan yang diikuti 200 anak dari 20 desa dan kelurahan di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan gratis, tetapi juga menjadi momentum edukasi keselamatan penerbangan bagi masyarakat sekitar kawasan bandara.

Dalam kegiatan yang berlangsung saat masa libur sekolah tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia memberikan layanan khitan gratis menggunakan metode laser yang dinilai lebih nyaman dan mempercepat proses pemulihan peserta. Selain itu, perusahaan turut menyalurkan bantuan sosial dengan total nilai lebih dari Rp516 juta untuk mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.

banner 600x600

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keselamatan penerbangan.

“Karena saat ini adalah periode libur anak sekolah, kami mengharapkan anak-anak tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan seperti bermain layang-layang, menerbangkan drone, maupun menggunakan laser di kawasan keselamatan operasional penerbangan,” ujar Heru Karyadi, Sabtu, 20 Juni 2026.

Menurut Heru, Bandara Soekarno-Hatta saat ini melayani sekitar 150 ribu penumpang dan lebih dari 1.100 pergerakan pesawat setiap hari. Karena itu, partisipasi masyarakat sekitar menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.

Sebagai bagian dari edukasi tersebut, sebanyak 200 orang tua peserta khitanan mendapatkan sosialisasi mengenai potensi bahaya aktivitas yang dapat mengganggu penerbangan. “Kami mengumpulkan 200 orang tua peserta untuk diberikan edukasi dan sosialisasi terkait keselamatan penerbangan. Keselamatan penerbangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola bandara, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat,” tambahnya.

Pelaksanaan program Khitanan Ceria 2026 didukung oleh Yayasan Dana Mustadhafin yang mengerahkan sedikitnya 52 tenaga medis dan relawan pendukung guna memastikan seluruh proses berjalan aman dan nyaman bagi para peserta.

Manajer Dana Mustadhafin, Eko Nugroho, menyampaikan bahwa kolaborasi bersama PT Angkasa Pura Indonesia terus memberikan manfaat yang semakin luas dari tahun ke tahun. “Setiap tahun jumlah penerima manfaat terus meningkat. Tahun ini sebanyak 200 anak dari 20 desa dan kelurahan mengikuti program Khitanan Ceria 2026,” kata Eko Nugroho.

Menurutnya, metode khitan yang digunakan tahun ini adalah metode laser yang membantu meminimalkan pendarahan dan mempercepat proses penyembuhan. “Dengan metode laser, proses pemulihan relatif lebih cepat. Dalam kondisi normal, sekitar tiga hingga empat hari luka sudah mengering sehingga anak-anak dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman,” jelasnya. Selain layanan khitan gratis, setiap peserta juga menerima paket perlengkapan berupa sarung, peci, kaus, celana khitan, obat pasca tindakan, makanan ringan, mainan, santunan, dan makan siang.

Eko menjelaskan bahwa tema “Khitanan Ceria” dipilih untuk menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. “Kami ingin mengubah persepsi bahwa khitan adalah sesuatu yang menakutkan. Melalui kegiatan ini, kami berharap khitan menjadi pengalaman yang membahagiakan dan berkesan bagi anak-anak,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, PT Angkasa Pura Indonesia juga menyerahkan berbagai bantuan sosial lainnya, antara lain pembangunan saluran air untuk penanganan banjir di SMP Negeri 2 Kosambi, pembangunan fasilitas toilet Masjid Al Muhajirin Batujaya Tangerang, serta bantuan perlengkapan makan bagi anak-anak yatim di Yayasan Satu Benih Tenjo. Total bantuan sosial yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai lebih dari Rp516 juta.

Ridho H

.

LAINNYA
error: Content is protected !!