Presiden Prabowo Subianto (foto ; tangkapan layar youtube setpres) Suaranetizennews – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kabar baik bagi buruh saat menghadiri perayaan May Day atau Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/ 2026). Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan pemerintah telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 tentang ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188.
Regulasi ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan awak kapal perikanan, kelompok pekerja yang selama bertahun-tahun dinilai belum memperoleh perhatian maksimal dari negara.

“Saya juga baru saja tanda tangan peraturan presiden nomor 25 tahun 2026 tentang ratifikasi konvensi International Labour Organization nomor 188. untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi awak kapal perikanan,” kata Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Sufmi dasco Ahmad
Selain nelayan, perhatian Prabowo juga diarahkan kepada pekerja transportasi online yang selama ini menuntut perlindungan lebih adil. “Ojol bekerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari, akan tetapi aplikator perusahaan minta disetor 20%. Bagaimana ojol setuju 20%, 15% atau 10%? Saya katakan tidak setuju, Harus di bawah 10%. Enak saje Ojol yang berkeringat dia yang dapat duit. Maaf kalau tidak mau ikut kita jangan berusaha di Indonesia,” ucap Prabowo.

Ia juga mengungkpkan, pihaknya juga telah menanandatangani Peraturan Presiden nomor 27 tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi online, Dimana haruss diberi jaminan kecelakaan kerja, BPJS kesehatan, asuransi kesehatan dan juga pembagian pendapatan dari 80% untuk pengemudi, sekarang minimal menjadi 92%.
“Kita juga telah menaikkan upah minimum, kemudian menambah rumah subsidi untuk buruh, bonus hari raya, untuk pengemudi dan kurir, memperluas kesempatan kerja untuk pekerja disabilitas, memberi 50% diskon iuran jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerja, bukan penerima upah,” jelas Presdin Prabowo.
“Saya juga telah memberi instruksi kepada menteri ketenagakerjaan dan menteri hukum untuk segera bersama DPR agar segera menyelesaikan RUU Ketenagakerjaan di tahun ini, Dimana UU Ketenagakerjaan harus berpihak kepada kaum buruh,} Presiden menambahkan.
Ruli Harahap