Acara peluncuran ERP Fusion PAM Jaya (foto dok ; jakarta.go.id) Suaranetizennews – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan peluncuran ERP Fusion PAM Jaya di PAM Jaya Corporate Learning Center, Jalan Raya Kalimalang No. 89, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (15/1). Ia menegaskan, peluncuran ERP Fusion merupakan langkah strategis PAM Jaya untuk meningkatkan kualitas layanan air minum perpipaan bagi warga Jakarta. “Hari ini kita meluncurkan go live ERP Fusion PAM Jaya. Ini adalah satu sistem yang mengintegrasikan seluruh proses dan data,” ujarnya.
Menurut Wagub Rano, kehadiran ERP Fusion PAM Jaya menjadi terobosan penting dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan daerah. ERP Fusion PAM Jaya dirancang untuk mengintegrasikan seluruh data dan proses kerja yang sebelumnya tersebar ke dalam satu sistem terpadu. Melalui sistem ini, pengelolaan layanan air minum diharapkan menjadi lebih efisien, responsif, dan berkelanjutan.

Tak hanya itu, PAM Jaya juga menghadirkan layanan berbasis kecerdasan buatan melalui AI Call Center. Layanan ini diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh informasi secara cepat, akurat, dan tepercaya terkait layanan air minum perpipaan di Jakarta.
Wagub Rano mengapresiasi jajaran PAM Jaya atas dedikasi dan semangat inovasi yang terus ditunjukkan dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. “PAM Jaya mengemban amanat besar untuk mencapai 100 persen layanan air minum perpipaan pada 2029. Target ini menuntut kesiapan menyeluruh, mulai dari perencanaan, operasional, hingga pelayanan pelanggan yang saling terhubung dan saling menguatkan. Kehadiran ERP Fusion PAM Jaya diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut,” jelasnya.
Wagub Rano menegaskan, implementasi ERP Fusion mencerminkan kesiapan PAM Jaya untuk menjadi perusahaan yang semakin agile dan adaptif. Meski demikian, keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.
“Talenta, pendidikan, pengalaman, inovasi, dan integritas adalah lima kunci utama. Sistem secanggih apa pun tidak akan berjalan optimal tanpa didukung sumber daya manusia yang andal. ERP Fusion PAM Jaya diharapkan tidak hanya menjadi terobosan teknologi, tetapi juga penggerak perubahan budaya kerja, peningkatan kinerja, serta penguatan kualitas pelayanan kepada warga Jakarta,” tutur Wagub Rano.
Lebih lanjut, PAM Jaya didorong untuk terus membuka ruang rekrutmen bagi talenta-talenta muda berpendidikan tinggi, memperkuat budaya inovasi, serta menjaga integritas sebagai fondasi utama pelayanan publik. Langkah tersebut perlu dilakukan sejak dini agar target 100 persen layanan air minum perpipaan dapat tercapai tepat waktu.
Sementara itu, Direktur PAM Jaya Arief Nasrudin menjelaskan, ERP Fusion merupakan pembaruan sistem berbasis Oracle Fusion yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan profesionalisme perusahaan dalam mendukung perluasan layanan. Sistem berbasis cloud tersebut mengintegrasikan seluruh proses kerja secara end-to-end, mulai dari keuangan hingga pengelolaan vendor, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.
“Dengan ERP, semua proses saling terkoneksi. Mulai dari accounting sampai vendor tukar faktur, begitu masuk sistem, prosesnya langsung berjalan otomatis dan bisa dicek lintas divisi,” kata Arief.
Ia menambahkan, penerapan ERP Fusion juga menutup celah kesalahan administrasi manual. Mengingat, masalah tersebut selama ini berpotensi menghambat kinerja perusahaan. “Sekarang datanya sudah rapi, murni, dan terintegrasi. Proses migrasi datanya sangat besar, tapi ini bagian penting agar ke depan sistem PAM Jaya lebih akuntabel dan prudent,” Arief menambahkan.
Ruli Harahap