Gedung pelayanan Samsat Cikokol. Kota Tangerang. Suaranetizennews,- Korlantas Polri terus mendorong terwujudnya pelayanan publik yang cepat, transparan, dan bebas pungli melalui program lompatan revitalisasi digital. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam mengakselerasi pelayanan berbasis teknologi yang mudah diakses masyarakat.
Sebagai Ketua Tim Transisi Reformasi Pelayanan Publik, Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho berencana melakukan reformasi total pelayanan publik Samsat.

Korlantas pun mengatakan, reformasi tata kelola pelayanan publik akan dilaksanakan secara menyeluruh, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik yang memberikan berdampak terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Menanggapi arahan Korlantas Polri tersebut, Kanit Samsat Cikokol AKP Reza Aditya mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan dan penerapan sistem digital merupakan fokus utama Samsat Cikokol pada tahun 2025 ini. “Kami juga berupaya menghadirkan bentuk nyata dari pelayanan publik yang humanis dan profesional,”ujarnya baru-baru ini.
Selain itu lanjut AKP Reza, Samsat Cikokol berkomitmen menghadirkan pelayanan prima bagi seluruh masyarakat. “Mulai dari penyambutan, proses administrasi, hingga penyelesaian layanan, semua harus sesuai standar yang memprioritaskan kepuasan wajib pajak,”tambahnya.
AKP Reza mengungkapkan, pihaknya juga rutin melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap seluruh lini pelayanan, agar tidak ada celah terjadinya pungli atau perlakuan diskriminatif terhadap wajib pajak.
“Kami terus mengevaluasi dan mengingatkan petugas, agar selalu bersikap ramah dan responsif. Karena, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya
Walhasil menurut AKP Reza, program peningkatan pelayanan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepatuhan dan realisasi penerimaan pajak daerah di wilayah kerja Samsat Cikokol.
Sebagaimana diketahui, hingga 31 Oktober 2025, realisasi penerimaan pajak daerah Samsat Cikokol tercatat mencapai Rp 400,25 miliar atau 76,11 persen dari target Rp 534,75 miliar.
Dia menambahkan, ke depan Samsat Cikokol akan terus melakukan inovasi pelayanan guna menjaga tren positif kesadaran pajak masyarakat.
“Kami akan terus hadir dengan layanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses agar masyarakat semakin nyaman dalam menunaikan kewajiban pajaknya,” paparnya.
Terobosan lain dari Samsat Cikokol yang mendapat sambutan positif dari wajib pajak adalah program “Samsat Menyapa.”
Program ini menjadi sarana sosialisasi dalam bentuk pelayanan yang lebih humanis bertatap muka langsung dengan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, petugas turun langsung ke lapangan memberikan edukasi mengenai tata cara pembayaran pajak, kewajiban administrasi kendaraan, serta manfaat pajak bagi pembangunan daerah.
Penulis:
Junaidi P.Hasibuan