Sisi Lain Dari Sosok Pejuang Sejati Loyalis Presiden Prabowo

waktu baca 4 menit
Selasa, 11 Nov 2025 19:41 163 Suara Netizen

Suaranetizennews,- Namanya terkenal ketika menguasai Pasar Tanah Abang. Malang melintang di dunia pengamanan lahan, pada akhirnya dia  terpanggil untuk menata hidup yang lebih baik dan membawa manfaat bagi orang banyak.

Dia adalah Hercules alias Rosario Marshal. Pada tahun 2010 dia memulai hidup baru dan sepenuhnya meninggalkan dunia preman yang melekat pada dirinya. Sejak itu, dia mulai menekuni bisnis dan bertekad membesarkan organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIP), yang bergerak di bidang sosial.

banner 600x600

Bahkan sejak tahun itu pula dia berpindah keyakin dan menjadi muallaf. Sejak menjadi muallaf dia dikenal rajin beribadah, berpuasa, membantu kaum duafa dan mengunjungi pesantren.

Perubahan Hercules tidak hanya didasarkan pada kegiatannya sehari-sehari sejak menjadi muallaf. Kesaksian tentang perubahan Hercules diceritakan oleh Gus Ipang Wahid atau Irfan Asy’ari Sudirman Wahid  melalui akun istagram pribadinya Ipang.

“Mendengar kisah Ketua Umum GRIB yang anggotanya 1,4 juta orang itu, seperti menonton film,” jelas  Gus Ipang.

Sebagaimana diketahui dari Laman portal berita NU, Hercules dan kelompoknya lama berada di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat, yakni sejak Tahun 1980-an. Sebelumnya, dia datang ke Jakarta dari Timor Timor untuk berobat. Namun, karena tidak betah, ia memilih hidup di Tanah Abang.

Menurut  Gus Ipang,  Hercules dikenal sebagai sosok pemberani dan tidak takut mati. Berbagai pertempuran dilakukannya untuk menjaga harga diri dan wilayah  tanah air Indonesia yang  menjadi pilihan sejatinya.

“Yang saya ingin ceritakan adalah, ternyata Bung Hercules ini memiliki jiwa kepedulian sosial yang sangat tinggi. Apalagi sejak beliau bertobat dan memilih jalan agama Islam,” beber Ipang yang juga  cicit Hadratusy Syekh KH M Hasyim Asy’ari ini.

Gus Ipang juga mengaku kagum dengan cara hidup Hercules saat ini. Hercules banyak terlibat dalam kegiatan sosial seperti membangun masjid dan membantu pedagang kecil. Hercules juga giat beribadah, puasa, dan berbagi dengan kaum dhuafa.

“Banyak yang tidak terbayangkan. Inilah yang menginspirasi saya. Membangun banyak masjid tanpa koar-koar. Memberi makan fakir miskin tanpa pemberitaan. Apalagi mimpinya membantu para pedagang kecil dan UMKM.  Jadi makin tambah malu saja saya,” imbuh Gus Ipang.

Dalam sebuah diskusi kecil, Hercules menceritakan perubahan dalam hidupnya lantaran,   dia merasa umur seseorang tidaklah panjang.  Dia berkeyakinan bahwa sehebat-hebatnya seseorang, suatu hari nanti pasti akan mati jua.

“Presiden akan mati, menteri akan mati juga, preman bakal mati, ustadz juga akan mati. Tinggal menunggu waktu. Maka perlu persiapan,” tandas Hercules lugas.

Bagi Hercules, selama ini banyak orang melihat dirinya dari satu sisi saja, sebagai preman. Namun melupakan kebaikan yang dia berikan kepada masyarakat luas selama ini.

Hercules mengaku memiliki usaha perkapalan, pertanian dan pemasaran.
“Saat ini saya memiliki usaha perkapalan, pertanian, pasar, bekerja di perusahaan. Menyekolahkan anak, yang pertama perempuan di Canberra, kedua lelaki di California Amerika Serikat dan terakhir perempuan di Melbourne Australia,” ucapnya.

Hercules diketahui juga dekat dengan sosok tokoh muda Nahdlatul Ulama, yaitu Gus Miftah. Ia sering mengundang Gus Miftah ke rumahnya. Seperti saat santunan 4000 ribu anak yatim.

Hercules benar-benar menjiwai keyakinan dan mentaati ajaran agama Islam. Semenjak memeluk agama Islam, Hercules benar-benar meminta ampun kepada Allah SWT.  “Hidup mati ada di tangan Allah. Titik balik pada diri ini, supaya apa yang selama ini saya jalani di dunia hitam bisa diampuni. Allah sudah memberikan kesempatan untuk saya dalam hal itu,” katanya.

Fokus Mengembangkan Organisasi

Selain  taat menjalankan ajaran agama, Hercules sangat fokus pada pengembangan organisasi Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya.

Pada 2022, Hercules pernah diangkat sebagai tenaga ahli di Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD DKI Perumda Pasar Jaya. Meski begitu, sosoknya sudah dikenal sebagai sosok yang memiliki wirausaha. Salah satu bisnis yang pernah dijalani Hercules adalah bisnis perikanan di Muara Baru, Jakarta Utara.

Di samping itu, Hercules juga lebih terlibat dalam kegiatan sosial dan politik. Ia bahkan menjadi Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, yang menjadi organisasi sayaf Partai Gerindra besutan Presiden Prabowo.

Karena itulah, Hercules dikenal sebagai sosok yang dekat dan menjadi loyalis sejati Presiden Prabowo Subianto.

Ketika mengunjungi pesantren, kepada santri, Hercules tidak pernah sungkan menceritakan secara singkat jalan hidupnya dari dunia jalanan yang sangat keras, hingga mendapat hidayah menuju kehidupannya lebih religius dari kehidupan lamanya.

Meski belum sepenuhnya mendalami ajaran Islam, namun dalam perjalanan kehidupannya banyak berubah setelah menjadi seorang Muslim. Apalagi setelah dikaruniai dua anak.

Pengakuan dr.Wacbyudi

dr Wachyudi Muchsin sahabat dekat Hercules mengatakan, Hercules adalah sosok yang dapat menginspirasi generasi muda. Sebab, semua orang bisa berubah dan menjadi lebih baik seperti Hercules.

Menurutnya, masa lalu bukanlah penghalang untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi ummat.

Wachyudin menyaksikan, Hercules rutin melaksanakan pengajian serta memberi santunan kepada anak yatim setiap Jumat di kediamannya di Jakarta.

“Bahkan kini Hercules aktif sebagai pembina pada beberapa pesantren yang berada di Provinsi Banten maupun berbagai daerah di Pulau Jawa,” ujarnya.
Penulis:
JUNAIDI P.HASIBUAN

LAINNYA
error: Content is protected !!