Komunikasi Darurat Dasco Kepada Menkes

waktu baca 2 menit
Selasa, 26 Agu 2025 22:01 122 Suara Netizen

Suaranetizennews,- Tragedi kemanusiaan akibat Kejadian Luar Biasa (KLB) campak telah merenggut nyawa 17 anak dan menginfeksi lebih dari 2.000 di Sumenep, Madura.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad langsung menelepon Menteri Kesehatan pada malam hari untuk mempercepat penanganan darurat.

banner 600x600

“Ya, semalam saya sudah langsung telepon dengan Menteri Kesehatan,” ujar Dasco saat dikonfirmasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (26/8/2025).

Dalam komunikasi darurat tersebut, Dasco menekankan betapa gentingnya situasi dan meminta Kemenkes untuk tidak menunda-nunda lagi.

“Saya segera meminta diambil langkah-langkah preventif agar hal tersebut bisa cepat tertanggulangi,” tegasnya.

Pemerintah kini menaruh perhatian khusus pada kasus campak yang meledak di Sumenep. Angka kasusnya meningkat secara eksponensial hanya dalam kurun waktu delapan bulan.

Sebagai perbandingan, pada tahun lalu, kasus campak di wilayah tersebut hanya tercatat dalam angka ratusan. Kini, jumlahnya meroket hingga ribuan kasus, memaksa pemerintah untuk menetapkan status KLB.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan imunisasi terkait campak di Sumenep tergolong rendah. Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa orang tua tidak memberikan vaksinasi pada anak.

“Banyak (alasan keluarga nggak mau vaksinasi anak). Ada yang dikaitkan soal agama, takut karena nanti ada efek samping,” kata Prof Dante kepada wartawan di kantor BRIN, Jakarta Pusat, Senin (25/8).

“Sebenarnya ini sudah kami kaji. Vaksinasi-vaksinasi yang kami berikan ke masyarakat itu sudah dikaji secara empiris dalam waktu lama, sehingga aman untuk diberikan ke anak,” sambungnya.

Respons cepat dari pimpinan parlemen ini diharapkan dapat mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk bergerak lebih masif dalam mengendalikan wabah, menyediakan perawatan medis yang memadai bagi para korban, dan yang terpenting mencegah jatuhnya korban jiwa lebih banyak lagi. (JunHsb)

LAINNYA
error: Content is protected !!