Soal UMP Tahun 2026, Dasco: “Presiden bilang, soal upah serahkan kepada saya, nanti saya rundingkan seperti tahun lalu”

waktu baca 3 menit
Jumat, 5 Des 2025 21:57 123 Suara Netizen

Suaranetizennews,- Presiden Prabowo Subianto adalah presiden yang paling nyata dekat dan peduli terhadap kaum buruh. Sebaliknya, Prabowo adalah sosok idola bagi para buruh, lantaran Prabowo dinilai memiliki komitmen yang kuat memperjuangkan nasib kaum buruh.

Karena itulah,  selama 5 periode mengikuti kontestasi politik, kelompok buruh adalah barisan yang paling setia mendukung Partai Gerindra besutan Presiden Prabowo.

banner 600x600

Setali tiga uang, perjuangan Presiden Prabowo untuk membawa rakyat Indonesia menuju  kemakmuran, mendapat dukungan dan harapan yang besar dari kaum buruh.

Itulah mungkin sebabnya, dalam waktu dekat, kabarnya akan ada pertemuan tingkat tinggi antara pemerintah dengan pimpinan-pimpinan serikat buruh.

Forum ini akan didedikasikan untuk membahas berbagai persoalan nasional secara komprehensif, dengan fokus utama pada isu kesejahteraan pekerja yang menjadi fondasi stabilitas ekonomi nasional.

Saat ini, setidaknya terdapat dua isu utama yang menjadi perhatian besar dan mendesak bagi kalangan buruh di Indonesia, yang diharapkan dapat segera diselesaikan melalui campur tangan  Presiden Prabowo.

Pertama, perihal Penetapan Upah Minimum. Isu ini dinilai sangat krusial sebab akan menentukan nasib dan daya beli pekerja selama satu tahun ke depan, di tengah tekanan ekonomi global dan domestik yang belum sepenuhnya stabil.

Kedua, Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional. Secara legalitas, struktur kelembagaan dan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pembentukan dewan ini sebenarnya sudah diterbitkan.

Dewan ini digadang-gadang menjadi wadah strategis untuk merumuskan kebijakan jangka panjang terkait perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja.

Nah, menjelang pembahasan krusial mengenai kebijakan ekonomi tahun depan, kabar baik datang bagi jutaan pekerja di Indonesia. Penetapan Upah Minimum Provinsi atau UMP 2026, dipastikan mendapatkan atensi khusus dan penanganan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Informasi strategis dan penting ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

Dalam agenda Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang digelar pada Jumat (5/12), Dasco menyampaikan pesan penting dari Istana.

Di hadapan para pimpinan serikat pekerja, Dasco mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi intensif dengan Presiden Prabowo.

Dalam percakapan tersebut, Dasco secara spesifik menanyakan respons Kepala Negara terhadap tuntutan kenaikan upah yang belakangan ini terus disuarakan dengan lantang oleh berbagai elemen buruh.

Respons Presiden ternyata sangat positif dan menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap daya beli masyarakat.

Dasco menggambarkan pesan Presiden, yakni  menjamin bahwa mekanisme penetapan upah tidak akan dibiarkan berjalan tanpa arahan langsung dari Presiden. “Presiden bilang, soal upah, serahkan kepada saya, nanti saya rundingkan seperti tahun lalu,” kata Dasco.

Pernyataan ini mengindikasikan pola kepemimpinan Prabowo dalam isu ketenagakerjaan, tetap akan mengedepankan intervensi langsung dari Presiden demi memastikan keadilan bagi pekerja di seluruh tanah air.

No Retorika, No Omon-omon

Dasco menegaskan, keberpihakan Presiden Prabowo terhadap kaum pekerja bukanlah sekadar retorika politik alias omon-omon.

Dasco mengingatkan kembali memori publik pada momen penetapan UMP tahun sebelumnya, yang menjadi bukti konkret bahwa Prabowo mengambil keputusan strategis yang melampaui ekspektasi teknokratis.

Memutar kembali peristiwa pengambilan keputusan UMP Tahun 2025, dimana terjadi dinamika yang cukup alot di internal pemerintahan. Kala itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengusulkan kenaikan upah di angka 6 persen berdasarkan formula normatif.

Namun, dengan mempertimbangkan kondisi riil ekonomi dan kebutuhan hidup pekerja, Presiden Prabowo mengambil langkah berani dengan menetapkan kenaikan yang lebih tinggi dari usulan kementeriannya sendiri, yakni sebesar 6,5 persen.

Luar biasa Mr.Presiden, lanjutkan perjuangan dan cita-citamu membela kaum buruh, demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Penulis:
JUNAIDI P.HASIBUAN

LAINNYA
error: Content is protected !!