Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas. Suaranetizennews,- Kabupaten Bogor adalah wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Jawa Barat. Dengan populasi penduduk yang mencapai 5,72 juta jiwa pada tahun 2025, Kabupaten Bogor terbanyak dari seluruh daerah di seluruh tanah air.
Menyadari jumlah penduduk yang begitu besar, Bupati Bogor Rudy Susmanto berkomitmen memberikan dan mempermudah akses pelayanan bagi warga Bogor. Sebab, selama ini pelayanan publik, masih terkonsentrasi di komplek Perkantoran Bupati Bogor Cibinong.

Nah, dalam rangka mewujudkan komitmen memberikan akses pelayanan yang mudah, Tahun 2026 ini Rudy akan mengusulkan anggaran pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP), yang berlokasi di titik pertumbuhan ekonomi baru, yakni wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur.
Pernyataan tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat memimpin pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, bertepatan dengan masuk kerja hari pertama tahun 2026 di VIVO Mall, Sukaraja, pada Jumat, 2 Januari 2026.
Rudy mengatakan, jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang menembus angka 6 juta jiwa serta cakupan wilayah yang luas, membutuhkan perubahan sistem yang lebih mudah diakses warga Bogor.
“Pusat pelayanan tidak boleh, hanya bertumpu di Cibinong saja,”tegasnya.
Dalam pandangan Rudy, MPP diharapkan tidak sekadar menjadi tempat administrasi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi, wadah bagi UMKM, dan pemicu munculnya sentra ekonomi baru.
“Pelayanan harus mendekat ke masyarakat. Warga di wilayah barat dan timur tidak boleh selalu dibebani jarak dan waktu untuk mengurus layanan ke Cibinong,”tegas Rudy.
Lebih lanjut, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa target pembangunan di dua lokasi strategis tersebut akan mulai dibahas bersama DPRD Kabupaten Bogor pada tahun 2026 ini.
MPP ini nantinya akan mengintegrasikan berbagai urusan, mulai dari perizinan hingga administrasi kependudukan dalam satu atap yang lebih terjangkau.
Pelayanan Diruang Publik
Sebagai fondasi awal, Pemkab Bogor kini mulai mengoperasikan layanan di ruang publik, termasuk di pusat perbelanjaan.
Inovasi ini merupakan bentuk adaptasi terhadap instruksi pemerintah pusat sekaligus kebutuhan warga akan layanan yang lebih fleksibel.
Rudy menargetkan pada tahun 2028 nanti, warga di pelosok Bogor Barat maupun Timur sudah dapat merasakan kemudahan layanan publik tanpa perlu menempuh perjalanan jauh ke pusat pemerintahan di Cibinong.***
Penulis:
Junaidi P.Hasibuan