Rahman Sugidiyanto Eks Redaktur Akurat.co Suaranetizennews,- Rahman Sugidiyanto, jurnalis dan konten kreator, eks Redaktur Akurat.Co, kembali menyampaikan ketidak adilan yang menimpa dirinya. Dia mengaku bahwa akun Wikipedia pribadinya saat ini telah diblokir oleh pihak pengelola Wikipedia Indonesia.
Sugidiyanto mengaku mengetahui pemblokiran akun Wikipedianya beberapa hari setelah ramai pemberitaan mengenai pemutusan hubungan kerjanya dari PT Akurat Sentra Media (Akurat.co), yang diduga dipicu oleh suntingannya terhadap laman tokoh publik di platform Wikipedia.

“Suntingan yang saya lakukan sebelumnya dilakukan secara terbuka, dengan menyertakan sumber berita sah dan bukan merupakan bentuk vandalisme ataupun pelanggaran privasi,”katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi Suarabetizennews, Senin 28/07/2025.
Namun, setelah kasus PHK Sugidiyanto mencuat ke publik—salah satunya karena isu penyuntingan itu—akunnya secara sepihak diblokir, tanpa pemberitahuan ataupun klarifikasi terlebih dahulu.
Dia menyatakan, sebagai insan pers yang terbiasa bekerja berdasarkan data dan etika, dia memandang pemblokiran ini sebagai sinyal mengkhawatirkan.
“Bila ruang terbuka seperti Wikipedia mulai dipolitisasi atau digunakan sebagai alat pembungkaman terhadap mereka yang berbeda pandangan, maka kita harus waspada akan erosi kebebasan berekspresi di era digital,”tandasnya.
“Saya bukan politisi, saya bukan aktivis oposisi. Saya hanyalah seorang jurnalis dan akademisi hukum yang berupaya memperbaiki kualitas informasi publik—termasuk melalui kontribusi di platform kolaboratif seperti Wikipedia,”bebernya.
Sugidiyanto menambahkan, kini dirinya justru mengalami pembatasan hak digital, dalam suasana yang sangat tidak netral.
“Saya akan menempuh jalur banding ke komunitas Wikipedia dan Wikimedia Foundation agar kasus ini menjadi pelajaran bersama,”tegasnya.
Diakhir keterangan tertulisnya, dia mengajak rekan-rekan media dan publik untuk tidak diam saat keterbukaan informasi mulai dibatasi—apalagi atas dasar kepentingan kekuasaan atau tekanan dari luar.
“Terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang tetap percaya bahwa kebenaran akan menemukan jalannya,”pungkasnya.
(RH)