Dua Warga Jadi Korban Tembak di Festival Budaya Lembah Baliem

waktu baca 3 menit
Senin, 10 Agu 2026 11:55 43 Suara Netizen

Suaranetizennews — Insiden penembakan terjadi di pintu masuk utama Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 12.45 WIT. Dalam kejadian tersebut, dua warga sipil dilaporkan mengalami luka akibat dugaan tembakan.

Peristiwa berlangsung ketika kedua korban hendak memasuki kawasan pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem. Berdasarkan informasi awal yang diterima, aksi tersebut diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) yang kemudian melarikan diri dari lokasi. Kedua korban diketahui bernama Laode Muhammad Kojo (43), warga Jalan Hom-Hom, Wamena, yang mengalami luka diduga akibat tembakan pada bagian lutut kanan. Korban lainnya, Salbiah (50), juga warga Jalan Hom-Hom, Wamena, mengalami luka yang diduga akibat tembakan pada paha kanan dan punggung tangan kanan.

banner 600x600

Pasca kejadian, kedua korban langsung dievakuasi ke RSUD Wamena untuk memperoleh penanganan medis di ruang tindakan Unit Gawat Darurat (UGD). Keduanya dilaporkan dalam kondisi sadar dan masih menjalani tindakan medis. Polisi juga telah meminta keterangan dari seorang saksi yang berada bersama kedua korban di dalam kendaraan saat peristiwa tersebut terjadi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., membenarkan adanya kejadian penembakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa aparat gabungan TNI-Polri telah bergerak melakukan penanganan di lokasi sekaligus mengejar pihak yang diduga sebagai pelaku. “Kami membenarkan adanya kejadian penembakan terhadap dua warga sipil di pintu masuk Festival Budaya Lembah Baliem. Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis dan berdasarkan laporan awal dalam kondisi sadar,” ucap Kabid Humas saat memberikan keterangan di Media Center Polda Papua, Sabtu (08/08/2026).

Menurut Kabid Humas, personel Polres Jayawijaya bersama personel Brimob yang berada di Wamena masih melakukan pengejaran dan penyisiran di sejumlah lokasi untuk mencari keberadaan pelaku. “Saat ini Aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” katanya. “Kami juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya gangguan keamanan lainnya,” imbuhnya.

Kepolisian masih mendalami perkara tersebut untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai kronologi kejadian, termasuk mengidentifikasi pelaku dan mengetahui motif di balik penembakan. “Petugas masih melakukan penyelidikan di lapangan, termasuk meminta keterangan saksi serta mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kejadian. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil kesimpulan sendiri maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegas Cahyo.

Sebagai bagian dari langkah pengamanan, pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem untuk sementara dihentikan. Keputusan tersebut diambil guna memberikan kesempatan kepada aparat keamanan melakukan penanganan sekaligus memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif. Kombes Cahyo turut meminta masyarakat tidak panik dan menyerahkan proses penanganan kasus kepada aparat kepolisian. “Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan,” pungkasnya.

Ruli Harahap

 

LAINNYA
error: Content is protected !!