JABFEST 2026 Resmi Dibuka di Yogyakarta “Seni Berumur Panjang, Rezim Hanya Sementara”

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Okt 2026 14:25 27 Suara Netizen

Suaranetizennews – Sudah masuk tahun ke empatnya, ajang pertemuan pagelaran seni dan literasi terbesar di yogyakarta. Jogja art & book festival (JABFEST) 2026, resmi dibuka di The Ratan, Yogyakarta. Dimulai dari tanggal 30 september – 12 Oktober 2026, acara ini berlangsung selama 13 hari dan gratis sepenuhnya. Festival tahun ini mengusung tema ”Saksi Mata : Ketika Pandangkalan Berkuasa, Pendalaman Harus Bekerja”.

Festival ini dirancang bukan sekadar ruang perayaan, melainkan medium perlawanan terhadap pelupaan sejarah serta ruang tanya bagi masyarakat dalam satu napas kebudayaan.  Ketua Program JABFEST 2026, Dodo Hartoko menyatakan, bahwa keistimewaan festival ini terletak pada keberaniannya untuk bersuara atas kegelisahan bersama.  ”Literasi bukan ruang kosong. Ia ruang tanya. Di dalamnya kita membaca dan digelisahkan bersama. Karena tanpa kegelisahan, tidak akan ada perubahan.” ujar Dodo.

banner 600x600

Senada dengan Dodo, Kurator Pameran JABFEST 2026, Ayos Purwoaji menjelaskan, bahwa pameran seni rupa tahun ini menempatkan praktik artistik sebagai tindakan politik yang esensial. Tujuannya adalah membuka ruang tumbuh bagi kritik , ingatan dan imajinasi kolektif warga ditengah arus informasi yang kian dangkal.

Menghadirkan Tokoh Penting dan Program Lintas Bidang

JABFEST 2026, Menghadirkan figur publik pemikir, sastrawan, hingga musisi terkenal. Beberapa nama besar yang ikut terlibat di antaranya Aktivis Kamisan Sumarsih, Aktivis sosial Alissa Wahid, filsuf muda Martin Suryajaya, sastrawan Saut Situmorang, serta musisi Kontemporer Majelis Lidah Berduri. Keikutsertaan mereka memperkaya diskursus mengenai negara, kebudayaan dan daya kritis masyarakat melalui buku, musik serta seni.

Panitia Penyelenggara menyiapkan delapan program utama untuk melibatkan publik secara luas. Berikut rangkaian program tersebut:

  1. Pameran Seni & Literasi
  2. Kuliah (Ora) Umum
  3. Pidato Kebudayaan
  4. Seniman Berbicara
  5. Berbincang
  6. Ngobrolin Buku
  7. The Sounds of Poetry
  8. Layar Tancap
  9. Launching Buku
  10. Bazar Buku

Surga bagi Pecinta Buku dan Penerbit Independen

Salah satu daya tarik yang paling dinanti pengunjung dalam JABFEST 2026 adalah bazar buku. Sesi ini melibatkan sekitar 100 hingga 150 penerbit independen dari berbagai wilayah, dengan total estimasi menghadirkan 30.000 hingga 50.000 judul buku pilihan. Melalui sesi “Ngobrolin Buku”, para penerbit turut memperkenalkan karya-karya yang relevan dengan tema besar festival, guna memperdalam pemahaman pembaca terhadap nilai dan pesan yang terkandung di dalamnya. Melalui perhelatan ini, JABFEST 2026 tidak hanya merayakan karya seni dan sastra, tetapi juga memperkuat infrastruktur literasi mandiri di Indonesia. Masyarakat dipersilakan mendatangi The Ratan setiap hari secara gratis hingga 12 Oktober 2026 untuk menikmati seluruh rangkaian acara.

Penulis ; Reis Jidan

LAINNYA
error: Content is protected !!