Caption: Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Ir. KRT. H. Darori Wonodipuro, MM. IPU. Suaranetizennews,– Perseteruan di media sosial berujung panjang bagi keluarga anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Ir. KRT. H. Darori Wonodipuro, MM. IPU
Anak perempuannya, Silvi Kurnia Hapsari, kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran hukum imbas konflik di platform Facebook.
Awal mula persoalan terjadi ketika Silvi merasa suaminya, yang merupakan warga negara Pakistan bermarga Butt, menjadi korban penghinaan oleh pihak tertentu. Nama belakang suaminya itu dituding dijadikan bahan olok-olok karena dalam bahasa Inggris, butt bisa diartikan sebagai “pantat”.
Tak terima, Silvi disebut membuat unggahan berisi sayembara di Facebook, menjanjikan imbalan kepada siapa pun yang bisa mengungkap identitas pelaku penghinaan terhadap suaminya.
Darori Wonodipuro pun angkat bicara. Ia menilai persoalan yang menimpa anaknya sebenarnya sepele, namun menjadi melebar karena pihak lain terus memperuncing situasi.
“Saya tidak terima anak saya dihina. Ini memang masalah sepele, tapi karena pihak sana terus memperpanjang, jadi melebar ke mana-mana. Kapolda dan Kapolri sudah saya beritahu langsung,” ujar Darori dalam pernyataan kepada media.
Informasi yang diterima redaksi menyebutkan bahwa mediasi sempat ditempuh, namun gagal karena kedua pihak tak mencapai kata sepakat. Pihak kepolisian pun akhirnya menetapkan Silvi Kurnia Hapsari sebagai tersangka dalam kasus ini.
Darori, yang dikenal publik sebagai mantan penyidik selama delapan tahun di Kementerian Kehutanan, menyatakan bahwa dirinya memahami proses hukum yang kini tengah berjalan.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyentuh ranah personal, media sosial, dan hukum secara bersamaan. Banyak pihak menilai peristiwa ini sebagai pengingat pentingnya etika dalam bermedia sosial, serta pentingnya penyelesaian sengketa secara damai. (JunHsb)