Dedikasi Samsat Jakbar; Peningkatan Mutu Pelayanan Berbuat Kepada Warga Sekitar

waktu baca 3 menit
Rabu, 19 Mar 2025 10:18 82 Suara Netizen

Suaranetizennews – Di era serba digital saat ini, pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jakarta Barat, diwajibkan untuk menyesuaikan diri dengan satu pilihan, yaitu peningkatkan kualitas dan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Kanit Samsat Jakarta Barat, AKP Yuli Wrastiyarini kepada suara netizen baru-baru ini.

Menurutnya,
peningkatan mutu dan kualitas pelayanan yang dimaksud adalah memberikan pelayanan yang sesuai standar operasional pelayanan (SOP) yakni cepat, nyaman dan tidak bertele-tele.

AKP Yuli mengatakan, pihaknya senantiasa berkomitmen meningkatkan pelayanan dengan berupaya meminimalisir praktik percaloan yang memicu terjadinya pungutan liar (pungli) di area Samsat Jakarta Barat.

Untuk itulah AKP Yuli menghimbau agar para wajib pajak sebaiknya menghindari berurusan dengan biro jasa “Jika masih sempat lebih baik datang sendiri, biayanya lebih hemat dan Insya Allah kami akan melayani dengan hati,”tambahnya.

AKP Yuli menambahkan memberikan pelayanan yang bermutu menjadi satu kewajiban bagi para petugas Samsat, yang  telah mendedikasikan dirinya sebagai pegawai pemerintah yang bertugas melayani masyarakat. “Karena itulah sebagai palayan masyarakat, kepuasaan masyarakat yang dilayani menjadi  program prioritas kami,” ujarnya.

Terkait adanya praktik percaloan atau birojasa, AKP Yuli menyatakan tidak menampik dugaan tersebut. Sebab,  dia bilang para wajib pajak yang sibuk bekerja, berhak memilih menggunakan biro jasa, hal itu merupakan hal yang syah-syah saja.

Namun AKP Yuli mengingatkan stafnya, khususnya yang bertugas sebagai Satgas, agar memantau kondisi di lapangan supaya oknum petugas ataupun calo tidak melakukan bujuk rayu kepada wajib pajak di area Samsat.

AKP Yuli menegaskan, apabila ada oknum pegawai atau siapapun  pihak yang mencoba-coba menawarkan diri sebagai birojasa di area Samsat, termasuk petugas yang melakukan pungli, dia akan memberikan sanksi yang tegas sesuai perundang-undangan.

“Inilah antara lain sebagai bentuk komitmen kami untuk membasmi pungli dan praktik percaloan di Samsat Jakbar,”tandasnya.

Testimoni Wajib Pajak

Ibu Rini salah satu wajib pajak mengakui pelayanan  di Samsat Jakbar sudah lebih baik. Ibu Rini yang datang untuk membayar pajak, namun karena tidak memiliki KTP pemilik kendaraannya, oleh petugas di disarankan untuk melakukan balik nama. “Saya diberi penjelasan yang panjang dan jelas untuk balik nama kendaraan saya,”ujar Ibu Rini.

Kampanyekan Tumbuhan Hidroponik

Tidak hanya telaten terhadap petugas dan mutu pelayanan, AKP Yuli juga konsen mengkampanyekan program penanaman tumbuhan hindroponik kepada masyatakat sekitar.

Salah satu peserta, Rina (34), mengaku terinspirasi oleh program ini. “Saya tidak menyangka Samsat bisa menjadi pelopor kegiatan seperti ini. Saya ingin mencoba menanam hidroponik di halaman rumah saya agar bisa mendukung ketahanan pangan keluarga,” tuturnya.

Sejak awal tahun ini, sebagai institusi yang identik dengan pelayanan administrasi kendaraan, Samsat Jakarta Barat telah menunjukkan peran baru yaitu program pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan tanaman hidroponik  “Dengan memberikan pengetahuan tanaman hodroponik, kami ingin memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan pemerintah,”kata AKP Yuli.

AKP Yuli menambahkan bahwa kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin, dalam rangka mengembangkan program pelatihan hidroponik bagi masyarakat sekitar. “Hasil panen sayuran ini akan disalurkan ke rumah tangga yang membutuhkan sebagai bentuk kontribusi sosial kami,”ujarnya.

Kegiatan panen sayuran hidroponik menjadi langkah awal yang dapat menginspirasi institusi lain untuk turut berperan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Kami berkeyakinan bahwa langkah-langkah kecil seperti menanam tanaman hidroponik, jelas akan berdampak besar jika dilakukan secara konsisten, dan berkelanjutan,” pungkas AKP Yuli.(JunHsb)

LAINNYA