Dukung Penuh Pernyataan dan Himbauan Presiden Prabowo,  Dewan Penasehat DPP ARUN; “Tolak Anarkisme, Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa”

waktu baca 3 menit
Selasa, 2 Sep 2025 09:44 126 Suara Netizen

Suaranetizennews,- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) menyatakan komitmennya untuk menjaga kedamaian dan persatuan nasional, sekaligus menyampaikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan dan himbauan Presiden Prabowo Subianto, dalam menyikapi dinamika sosial politik belakangan ini.

Pernyataan Sikap itu disampaikan Ketua Dewan Penasehat  DPP ARUN DR(C) Parlin Rumahorbo.MSi pada hari ini Selasa 02/09/ 2025, di Ceger Jakarta Timur. “DPP ARUN mendukung sepenuhnya  kepemimpinan  dan kangkah-langkah yang diambil Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, dalam menghadapi dinamika sosial politik yang berkembang pada saat ini,”ujarnya kepada Suaranetizennews.com.

banner 600x600

Parlin mengatakan,  DPP ARUN sangat mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo yang menyampaikan duka cita yang mendalam, serta keringanan langkah beliau mendatangi langsung rumah duka Affan Kurniawan, supir ojol yang meninggal  dalam Aksi Unjuk Rasa pada tanggal 28 Agustus kemarin.

Selain itu DPP ARUN dikatakan Parlin, juga sangat mendukung instruksi Presiden Prabowo yang  memerintahkan aparatur hukum untuk melakukan investigasi serta menjalankan proses hukum yang transparan dan berkeadilan,  terhadap  pelaku yang menyebabkan hilangnya nyawa Affan Kurniawan.

Parlin menambahkan,  sesungguhnya
Pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo sangatlah menghargai aspirasi dan gerakan menyampaian pendapat. “Pemerintah Prabowo  berkomitmen, bahwa setiap warga negara diberikan kebebasan berpendapat sebagaimana diatur dalam United Nations Internasional Covenant on Civil and Political Rights Pasal 19 dan UU No. 9 Tahun 1998 secara damai,”jelasnya.

Namun Parlin menggarisbawahi,  bilamana ada aktivitas tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, hingga tindakan penjarahan, dalam gerakan penyampaian pendapat, tentunya hal tersebut merupakan tindakan pelanggaran hukum. “Nah untuk itu, negara wajib hadir untuk melindungi segenap rakyat Indonesia, sebagaimana ditegaskan Presiden Prabowo dalam pidatonya bersama ormas keagamaan pada tanggal 31 Agustus kemarin,”jelas Parlin.

Dalam pidatonya lanjut Parlin, Presiden Prabowo  telah memerintahkan  TNI – Polri untuk mengambil tindakan tegas terhadap aksi unjuk rasa yang melakukan perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah pribadi maupun pusat-pusat ekonomi.

Menurut Parlin, tindakan anarkisme dan penjarahan jelas-jelas akan menghambat laju pertumbuhan ekonomi secara nasional
Karena itulah menurutnya, DPP ARUN menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, agar menolak tindakan-tindakan anarkisme. “Karena tindakan anarkisme, jelas akan merugikan diri Anda sendiri, keluarga Anda dan masyarakat Indonesia,”katanya.

Parlin juga menyampaikan sebuah harapan, yakni masyarakat Indonesia sudah seyogiyanya percaya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo. Sebab, pemerintahan Prabowo, selalu hadir mendengar, mendukung dan bekerja keras menjalakan program yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia. “”Kami dari DPP ARUN percaya,  bahwa kebijakan dan program yang dijalankan oleh Presiden Prabowo, akan membawa dampak positif  bagi kesejahteraan rakyat Indonesia lima tahun kedepan,”tuturnya.

Kepercayaan tersebut menurut Parlin adalah sebagai bukti dukungan dan komitmen  kuat DPP ARUN untuk berdiri tegak bersama-sama pemerintah dalam membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” katanya

DPP ARUN dikatakan Parlin,  juga menghimbau agar semua rakyat Indonesia  bersatu padu  menolak segala bentuk tindakan anarkisme dan selalu menjaga persatuan dan kesatuan. “Oleh karena itu DPP ARUN menghimbau kepada seluruh komponen bangsa, agar bersatu padu menolak tindakan anarkisme serta menjaga persatuan  dan kesatuan bangsa,”ungkapnya.

Parlin juga menyampaikan himbauan agar kiranya seluruh masyarakat Indonesia, tidak mudah terpancing oleh konten-konten yang menyesatkan dan cenderung memecah belah persatuan, sebagaimana yang beredar luas di berbagai platform media sosial.

“Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan sesaat melalui media sosial. Bangsa kita terlalu besar untuk dipecah-belah oleh perbedaan pandangan. Saya berharap  agar semua masyarakat Indonesia, dan kita semua sama-sama menjaga lingkungan di sekeliling kita,  jangan sampai ada orang asing yang datang dan  mencoba memprovokasi masyarakat disekitar kita,” pungkasnya.
(JunHsb)

LAINNYA
error: Content is protected !!