Operasi Zebra Jaya 2025  Dimulai Besok, Kasat Lantas Pastikan Polantas Bersikap Simpatik dan Humanis

waktu baca 2 menit
Minggu, 16 Nov 2025 20:32 109 Suara Netizen

Suaranetizennews,- Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi, sejak tanggal 17 besok, hingga tanggal 30 November 2025, akan memulai pelaksanaan Operasi Zebra Jaya di wilayah hukum Kabupaten Bekasi.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Sugihartono, S.H.,M.M. menhimbau, agar
seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi melengkapi seluruh surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIIM.

banner 600x600

Dalam operasi  Zebra Jaya, petugas tidak hanya akan memeriksa kelengkapan berkendara, petugas juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat lainnya berkaitan dengan berbagai kelengkapan yang harus digunakan saat berkendara di jalan.

Kompol Sugihartono  menambahkan, Operasi Zebra Jaya dilaksanakan dengan pendekatan preventif, edukatif dan persuasif serta humanis kepada masyarakat.

“Untuk penegakan di lapangan kami masih menggunakan ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement) secara statis dan mobile yang dilakukan oleh anggota Satlantas Polres Bekasi,” jelas Kompol Sugihartono, dikutip pernyataan tertulisnya Minggu (16/11/2025).

Kompol Sugihartono juga menegaskan, Operasi Zebra Jaya dilakukan dalam rangka meningkatkan kesabaran dan kepatuhan masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar mematuhi berbagai peraturan dan rambu-rambu lalu lintas.

Kompol Sugihartono mengungkapkan, target yang ingin dicapai dalam Operasi Zebra Jaya kali ini adalah; Pertama, menekan angka pelanggaran lalu lintas di jalan. Kedua, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Ketiga, menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dan keempat, meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas dijalan.

“Tujuan lain dari Operasi Zebra Lodaya ini untuk mewujudkan kamseltibcar lantas yang kondusif.” tegasnya.

Kompol Sugihartono menambahkan, dalam pelaksanaan Operasi Zebra Jaya, Anggota Satlantas Polres Metro Bekasi, lebih mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif dan humanis kepada masyarakat pengguna jalan.

Meski demikian, penindakan bagi pengendara yang melanggar lalu lintas tetap akan ditindak dengan cara ETLE statis dan mobile.

“Hal itu dilakukan untuk meningkatkan disiplin masyarakat, terutama pengendara saat di jalan dalam berlalu lintas. Saya pastikan nggota Polantas yang bertugas dilapangan, akan melakukan tugasnya dengan cara teguran yang simpatik dan humanis kepada pengendara yang dianggap lalai saat di jalan,”pungkasnya.

Penulis:
Junaidi P.Hsb

LAINNYA
error: Content is protected !!