Suaranetizennews – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VI Balongan kembali membuktikan komitmennya dalam pengamanan Objek Vital Nasional. Dalam Audit Resertifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang digelar Korsabhara Baharkam Polri, RU VI Balongan meraih nilai 96,86% dengan kategori Emas.
Audit hari ketiga berlangsung Kamis 11/6/2026 di RR-I ADM. Building PT PPN RU VI Balongan, sejak pukul 08.00 s/d 18.00 WIB. Tim Audit dipimpin langsung Kombes Pol Hadianur, S.I.K., M.H. selaku Katim, didampingi Ir. Dedy Murdiana Auditor Tenaga Profesional, S.ST., M.K, Ir. Yoyoh indayah, M.Si Auditor Tenaga Profesional, Akbp Dr. Bohari, S.H., M.H. sebagai Observer Polda Jabar.

Rangkaian audit mencakup wawancara dan pemeriksaan dokumen Elemen IV Standar Kemampuan Pelaksana Pengamanan serta Elemen V Monitoring dan Evaluasi, dilanjutkan review hasil, penyusunan berita acara, hingga penutupan.
Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri menegaskan, capaian RU VI Balongan jadi bukti bahwa SMP bukan sekadar syarat administratif. “SMP adalah sistem hidup. Ancaman terhadap kilang itu nyata: sabotase, teror, hingga gangguan operasi yang berdampak nasional. Resertifikasi tiap 3 tahun wajib dilakukan untuk memastikan sistem pengamanan Obvitnas tidak usang dan tetap comply terhadap Perpol No. 7 Tahun 2019,” tegasnya.
Kenapa Implementasi SMP Wajib bagi Pengelola Obvitnas?
Kenapa Resertifikasi Penting meski Sudah Bersertifikat SMP?
Hasil Audit Resertifikasi dibacakan langsung oleh Katim Kombes Pol Hadianur, S.I.K., M.H. di hadapan Executive General Manager RU VI Balongan Bpk. Yulianto Triwibowo, Group Head Of Operation & Manufacturing Bpk. Eko Nurcahyono, Manager HSSE Bpk. Moch. Arifin, serta jajaran manajemen dan PIC SMP RU VI Balongan. “Alhamdulillah pelaksanaan audit berjalan baik dan lancar. Nilai 96,86% Kategori Emas ini bukan akhir, tapi pemicu agar RU VI Balongan terus tingkatkan kualitas pengamanan. Terima kasih atas komitmen Pertamina,” ujar Kombes Pol Hadianur.
Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol M. H. Ritonga mengapresiasi capaian tersebut. “RU VI Balongan adalah Obvitnas strategis. Nilai Emas ini bukti Pertamina tidak main-main soal pengamanan. Saya minta seluruh Obvitnas lain jadikan ini standar. Resertifikasi adalah bukti keseriusan, bukan beban,” tegasnya.
Executive General Manager RU VI Balongan Bpk. Yulianto Triwibowo menyampaikan komitmennya. “SMP sudah jadi way of life di Balongan. Nilai 96,86% ini hasil kerja kolektif seluruh Perwira. Rekomendasi dari tim audit akan langsung kami tindak lanjuti. Terima kasih Baharkam Polri yang terus mengawal,” ucapnya. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara Hasil Audit, serta foto bersama tim audit dan manajemen RU VI Balongan.
Ruli Harahap