SUARANETIZENNEWS– Pendidikan adalah hal yang sangat penting dijalani manusia dalam hidupnya. Pendidikan dapat membentuk karakter seseorang, sehingga menjadi manusia yang memiliki rasa atau nilai yang luhur, bertanggung jawab, disiplin, moderat, toleransi dan cinta kasih.
Fungsi utama dari pendidikan itu sendiri yaitu memberikan keterampilan serta pengetahuan terhadap setiap yang terlibat di dalamnya.
Apalagi saat ini generasi muda sangat memerlukan pendidikan karakter.
Mengapa demikian?
Mari mencoba mengcopy paste gaya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Karena generasi muda merupakan generasi penerus dari generasi saat ini, yang kelak akan memimpin bangsa Indonesia di masa depan.
Dengan kata lain, generasi mudalah yang akan menentukan arah bangsa Indonesia jauh ke depannya.
Oleh sebab itu, maka sangatlah penting pendidikan karakter diberikan kepada generasi muda, demi mempersiapkan diri mereka dimasa yang akan datang.
Gaya Dedi Mulyadi dalam membangun pendidikan karakter dan kedisiplinan tidaklah serta merta muncul begitu saja. Sebagai seorang pemimpin yang bijak, Dedy melihat sebab dan akibat fenomena pelajar yang terlibat tawuran, minuman keras, narkoba, hingga mengacuhkan cara belajar pendidikan formalnya di sekolah.
Intinya, ada empat manfaat pendidikan karakter bagi generasi muda, yaitu;
Pertama, membentuk pribadi generasi muda, menjadi disiplin dan bertanggung jawab terhadap segala sesuatu.
Kedua, membentuk pribadi yang memiliki akhlak yang mulia dan bermoral tinggi.
Ketiga, menjadikan generasi muda yang memiliki rasa peduli dengan sesama dan senantiasa menebar rasa cinta kasih di muka bumi.
Keempat, membentuk pribadi generasi muda menjadi pribadi yang menjunjung tinggi rasa toleransi, dan menghargai serta menghormati setiap perbedaan yang terjadi.
Namun pada hakikinya, lingkungan masyarakat, yaitu sekolah, keluarga sendirilah yang dapat menjadi tempat pembelajaran untuk mendapatkan atau menerima pendidikan karakter.
Sebaliknya, ada banyak sekolah dan orang tua, yang angkat tangan dengan sikap anak yang sulit berkembang dengan karakternya, dan seolah semua nasehat kepada si anak bagaikab angin lalu.
Padahal sejatinya, masyarakat dapat membantu menjadi wadah dalam menciptakan suasana lingkungan yang sesuai dengan pembentukan karakter bagi generasi muda.
Begitu juga dengan peran pendidikan di sekolah, harus turut memberikan atau menanamkan pendidikan karakter, yakni dengan mencakup aspek emosional, sosial, moral dan spiritual.
Tak jauh berbeda dengan lingkungan masyarakat dan sekolah, peran keluarga seperti orang tua harus memberikan contoh tauladan untuk anaknya. Dengan demikian pendidikan karakter dapat diterima oleh generasi muda melalui ketiga lingkungan tersebut.
Selain dari ketiga lingkungan tersebut, pemerintah juga memiliki peranan yang sangat penting dalam berjalannya proses pendidikan karakter bagi generasi muda.
Kebijakan-kebijakan pemerintah harus dapat membantu ketiga lingkungan tersebut, demi mendukung berjalannya pendidikan karakter.
Pendidikan karakter merupakan salah satu investasi jangka panjang yang sangat penting yang harus diimplementasikan oleh pemerintah.
Sebab, pendidikan karakter jelas akan membantu generasi muda, menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas, serta dapat berkontribusi positif, tidak hanya bagi bangsa dan negara tetapi juga agamanya.
Penulis: Roy Wijaya
(Rumah Creative)