Operasi Patuh Jaya 2026, Polda Metro Jaya Kedepankan Edukasi dan Pengawasan

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Okt 2026 06:01 5 Suara Netizen

Suaranetizennews – Sebanyak 2.938 personel gabungan dikerahkan Polda Metro Jaya dalam Operasi Patuh Jaya 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Selain meningkatkan disiplin berlalu lintas, operasi ini mengedepankan edukasi dan pembinaan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan di jalan raya.

Operasi tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (26/10/2026). Apel dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto dan dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta PT Jasa Raharja.

banner 600x600

Dari total 2.938 personel yang dilibatkan, sebanyak 2.798 merupakan anggota Polri, 80 personel TNI, 30 personel Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan 30 personel Satpol PP DKI Jakarta. Seluruh personel disiapkan untuk mendukung kelancaran operasi sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dalam pelaksanaannya, Polda Metro Jaya juga memperkuat pengawasan terhadap personel melalui pengawasan melekat oleh unsur Provost. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap petugas menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan humanis serta menghindari tindakan yang menyimpang.

Setiap tindakan petugas di lapangan, termasuk saat memberikan teguran kepada pelanggar, juga diwajibkan untuk didokumentasikan menggunakan kamera tubuh (bodycam) maupun gawai resmi. Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari pengawasan, evaluasi, sekaligus upaya menjaga transparansi pelaksanaan operasi.

Tidak hanya melalui penindakan, Polda Metro Jaya turut mengoptimalkan peran Polisi Lingkungan Masyarakat (Polmas) yang mengintegrasikan fungsi intelijen dan pembinaan masyarakat (Binmas) di tingkat kepolisian sektor. Bersama Bhabinkamtibmas, Polmas akan menindaklanjuti data pelanggaran melalui pendekatan edukatif, termasuk dengan mendatangi rumah warga maupun sekolah.

Pembinaan secara langsung terutama diarahkan kepada masyarakat yang berulang kali melakukan pelanggaran lalu lintas. Melalui langkah tersebut, kepolisian berharap kesadaran tertib berlalu lintas dapat tumbuh dari pemahaman masyarakat, bukan semata-mata karena adanya penindakan petugas. Polda Metro Jaya mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 dengan mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. Sinergi Polri, TNI, dan pemerintah daerah diharapkan dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Jakarta.

Ruli Harahap

 

LAINNYA
error: Content is protected !!