Gedung Pelayanan Satpas SIM Bogor Kota, dilengkapi dengan fasilitas yang semakin modern dan nyaman. Suaranetizennews,- Peningkatan mutu dan kualitas Pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Polresta Bogor, semakin dirasakan masyarakat.
Pelayanan pembuatan SIM di Kota Bogor ini terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan yang beorientasi pada kepuasan pemohon. Transformasi ini tak lepas dari upaya digitalisasi layanan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang terus menerus menjadi fokus utama Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor.

Testimoni meningkatnya kualitas pelayanan Satpas SIM Polresta Bogor diutarakan akun X @sumiaty. “Membuat sim di Polres Bogor uda ga rbet..dtg pg slesai jam 10, prosesnya mayan cpt,”tulisnya.
Menurut Iptu Septo Adi Nugroho Kasubnit Satpas SIM Bogor Kota, sejak Polri mengusung tagline “Polri Presisi,” pelayanan Satpas SIM Bogor Kota, terus memperbaiki pelayanan melalui perubahan yang signifikan.
Perubahan itu terlihat mulai dari sistem antrian, fasilitas pelayanan tes teori dan praktek, serta kecepatan proses administrasi yang semakin efisien dan transparan.
“Untuk meningkatkan pelayanan, kami terus berbenah, dimana ada titik kelemahan atapun keluhan masyarakat, langsung kami respon dengan melakukan analisa dan evaluasi terhadap titik lemah tersebut,” ujar Iptu Septo.
Iptu Septo mengakui, lantaran posisi mereka sebagai pelayan bagi masyarakat, pihaknya pun lebih mengutamakan kemudahan, namun tidak melanggar standar operasional prosedur (SOP) pembuatan SIM.
Dia menambahkan, peningkatan kwalitas dan mutu pelayanan, yakni penerapan sistem antrean elektronik, pelayanan khusus bagi lansia dan disabilitas, serta pembaruan fasilitas ruang tunggu yang lebih nyaman dan informatif.
Selain itu, dia utarakan, bahwa petugas pelayanan juga dibekali pelatihan khusus tentang etika pelayanan publik. “Setiap hari kami evaluasi dan perbaiki. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan terbaik dari kami, karena ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai aparat negara,” tambah IPTU Septo.
Dalam rangka mencegah praktik pungli, Iptu Septo mengatakan di beberapa titik strategis Satpas SIM Bogor Kota terdapat kamera cctv pengawas.
Dia menambahkan, sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengikuti prosedur resmi juga terus dilakukan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
“Kami berupaya mengedukasi masyarakat, agar tidak perlu menggunakan jasa calo. Karena seluruh proses pembuatan SIM,sangat bisa dilakukan sendiri. Bilamana ada kesulitan, petugas kami siap memberikan penjelasan yang humanis,”terangnya.
Iptu Septo mengatakan, dengan inovasi pelayanaan SIM yang berbasis digital, Satpas SIM Bogor Kota kini tak lagi identik dengan antrean panjang dan pelayanan yang birokratif. “Tentunya kami akan terus berupaya bertransformasi menyajikan layanan publik yang modern dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis:
JUNAIDI P.HASIBUAN