Pemain timnas Norwegia (foto dok ; Fifa) Suaranetizennews – Kemenangan telak didapatkan oleh Timnas Norwegia di awal kiprahnya di Piala Dunia 2026, dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Irak pada laga Grup I di Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts, Rabu (17/6) pagi WIB. Erling Haaland mencatek 2 gol sekeligus membawa Norwegia meraih tiga poin penting.
Kemenangan ini membuat Norwegia memuncaki Grup I, unggul selisih gol dari Prancis, yang sebelumnya mengalahkan Senegal 3-1. Sejak awal pertandingan, Norwegia langsung mengambil inisiatif menyerang. Tim asuhan Stale Solbakken mengandalkan kreativitas Martin Odegaard dan kecepatan Antonio Nusa untuk membongkar pertahanan Irak. Peluang pertama didapat Haaland pada menit ketiga, namun kontrol bolanya kurang sempurna sehingga ancaman dapat diredam lini belakang Irak. Tekanan Norwegia terus berlanjut dan menghasilkan sejumlah sepak pojok.

Usai beberapa peluang terbuang, Norwegia akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-29. David Wolfe mengirim umpan terobosan yang disambut Haaland di dalam kotak penalti. Striker Manchester City itu dengan tenang melepaskan tembakan ke sudut kanan atas gawang yang tak mampu dijangkau Jalal Hassan.
Unggul satu gol tidak membuat Norwegia mengendurkan serangan. Namun Irak perlahan menemukan ritme permainan mereka dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-39. Berawal dari umpan lambung cerdik Amir Al Ammari, Aymen Hussein lolos dari pengawalan dan menyundul bola dari jarak dekat ke sisi kanan gawang. Skor berubah menjadi 1-1.
Saat Irak mulai percaya diri, kesalahan fatal justru terjadi menjelang turun minum. Pada menit ke-43, kiper Jalal Hassan gagal menyapu bola dengan sempurna. Bola jatuh tepat ke kaki Haaland yang tanpa ampun melepaskan tembakan keras ke dalam gawang kosong untuk membawa Norwegia kembali unggul 2-1.
Irak hampir menyamakan skor pada injury time babak pertama. Ali Al Hamadi dan Akam Hashem mendapatkan peluang emas, tetapi penyelesaian akhir mereka masih belum membuahkan hasil. Skor 2-1 bertahan hingga jeda. Memasuki babak kedua, Irak tampil lebih berani. Aymen Hussein nyaris mencetak gol keduanya pada menit ke-53, namun sundulannya melenceng tipis dari sasaran.
Tim asuhan Graham Arnold terus berusaha mencari gol penyeimbang melalui Ali Jasim, Ibrahim Bayesh, dan Hussein Ali. Peluang terbaik hadir pada menit ke-63 ketika Hussein Ali menerima umpan lambung di kotak penalti, tetapi tendangannya melambung di atas mistar.
Norwegia yang lebih efektif akhirnya mampu memperlebar keunggulan pada menit ke-76. Berawal dari sepak pojok Martin Odegaard, bek Leo Ostigard memenangi duel udara di depan gawang dan menyundul bola keras ke atap jala. Jalal Hassan tak mampu bereaksi sehingga skor menjadi 3-1.
Gol tersebut memukul semangat Irak. Norwegia semakin nyaman mengendalikan pertandingan dan bahkan hampir menambah gol pada menit ke-83. Haaland menerima umpan pendek di dalam kotak penalti, tetapi terlalu lama menguasai bola sehingga tembakannya berhasil diblok bek Irak. Norwegia menggenapkan skor kemenangan pada menit keenam injury time. Tandukan Kristian Thorstvedt dari jarak dekat setelah Haaland menyundul umpan silang lambung yang tepat sasaran ke arahnya. Skor menjadi 4-1. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Pierre Atcho, skor 4-1 untuk kemenangan Norwegia tidak berubah.
Ridho H