Kepala Divisi Operasional Pasar Wilayah II Perumda Pasar Jaya Yohanes Daramonsidi (foto ; istimewa) Suaranetizennews – Perusahaan umum daerah (Perumda) Pasar Jaya akan merelokas sebanyak 613 Pedagang Kaki Lima (PKL) ke empat lokasi yang selama ini beraktivitas di bahu jalan sekitar Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Menurut Kepala Divisi Operasional Pasar Wilayah II Perumda Pasar Jaya Yohanes Daramonsidi, pihaknya telah menggelar rapat dengan Walikota Jakarta Timur, Munjirin, terkait pedagang ikan dan PKL di Kramat Jati. “Pasar Jaya hanya men-support, penempatan pun sudah dirapatkan dan sudah diputuskan ada empat lokasi,” ujar Yohanes.
Hal tersebut menindaklanjuti instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo yang meminta pedagang yang berjualan di luar Pasar Kramat Jati agar dipindahkan ke dalam area pasar karena dapat mengganggu lalu lintas jalan. “Ini sebagai bagian dari penataan kawasan agar kegiatan perdagangan tidak mengganggu fasilitas umum,” jelas Yohanes.

Berdasarkan rapat koordinasi bersama Wali Kota Jakarta Timur hari ini, telah menetapkan pendistribusian para pedagang ke empat lokasi yang disiapkan, yakni lokasi sementara di Cililitan, Jalan Nusa Indah Ciracas, lokasi binaan Kramat Jati, dan Pasar Kramat Jati.
Diungkapkan Yohanes, pembagian lokasi tersebut telah dibahas dan selanjutnya akan difinalisasi melalui pertemuan dengan perwakilan pedagang. “PKL di sepanjang Jalan Raya Bogor ada 613 PKL, mulai dari buah, sayur, kue, kopi, soto, dan lainnya,” beber Yohanes. Selain itu, Perumda Pasar Jaya telah menyiapkan area di dalam pasar untuk menampung sebagian pedagang sesuai dengan kapasitas yang tersedia. Khusus di Pasar Kramat Jati, Pasar Jaya siap menampung 282 pedagang sesuai dengan pembagian ruang yang tersedia, baik kios, los, maupun area untuk PKL. Sebanyak 282 pedagang tersebut terdiri atas pedagang berbagai komoditas, antara lain daging ayam, sayuran, buah, kue, dan kopi.
Ruli Harahap