Beranda blog Halaman 3

Terlibat Prostitusi Online, Polisi Grebek Artis FTV HH di Kamar Hotel

0

SNN | MEDAN – Artis berparas cantik yang juga selebgram HH (23) sedih pasca menyampaikan permohonan maafnya atas kasus prostitusi online yang dilakoninya bersama pria berinisial A (35) seorang pengusaha di kota Medan.

Sebelumnya, polisi mengamankan HH dan A dari salah satu kamar hotel berbintang di kota medan, Senin (13/7) lalu. Polisi mendapati keduanya tanpa berbusana dan langsung digiring ke Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan guna pemeriksaan intensif.

Dari pemeriksaan tersebut, polisi juga turut mengamankan tersangka R selaku orang yang menjemput HH dari bandara hingga mengantarnya ke hotel. Sedangkan tersangka lainnya inisial J (DPO) berperan sebagai mucikari yang melibatkan HH turun ke kota Medan.

“Tersangka R berperan sebagai orang yang mengurusi HH selama dikota Medan, dari mulai menjemput dan mengantarnya ke hotel dengan imbalan sejumlah uang yang dijanjikan J,” papar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunako didampingi Kasat Reskrim Kompol Martuasah H Tobing, Selasa (14/7) malam.

Untuk HH dan A, sambung Riko, statusnya masih menjadi saksi, namun tidak menutup kemungkinan status A bisa naik menjadi tersangka atas kasus prostitusi artis ini.

“HH statusnya hanya sebagai saksi saja, karena artis FTV ini menjadi objek yang diperdagangkan sesuai TPPO No. 21 tahun 2007. Sehingga diperbolehkan pulang kerumahnya setelah menjalani pemeriksaan,” kata Kombes Pol Riko Sunarko seraya menegaskan hingga saat ini Sat Reskrim Polrestabes Medan masih memburu tersangka J yang berada di Jakarta.

Dari dalam kamar hotel, polisi menyita barangbukti berupa satu kotak alat kotrasepsi (kondom), Handphone dan kartu ATM.

Atas perbuatannya, R melanggar Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman selama minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (MA)

Diduga Pungli, JMI Minta Kadinsos Pecat TKSK Hamparan Perak

0

SNN | DELI SERDANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Islam (JMI) berunjukrasa di halaman kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, (13/07/2020).

Masa meminta Kepala Dinas Sosial untuk memecat Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Hamparan Perak yang diduga telah mencederai dari pada tugas dan kewenangannya sebagai tenaga kesejahteraan sosial, dengan cara melakukan pungutan liar (PUNGLI) yang berujung pada pelanggaran hukum.

Koordinator aksi Ahmad Ridwan Dalimunte, meminta pihak dinas sosial untuk menyikapi persoalan tersebut dengan tegas, mengingat petugas TKSK tersebut telah mencederai tugas dan fungsinya.

Selain meminta dinas sosial untuk memecat TKSK Kec Hamparan Perak, masa juga meminta pihak dinas sosial, untuk mengindahkan rekomendasi camat terkait TKSK Kec. Hamparan Perak, dan meminta untuk mencopot jabatan kepala bidang yang terindikasi melindungi TKSK Kec Hamparan Perak.

”Kami meminta Kadis segera memecat TKSK kec Hamparan Perak yang telah mencederai tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Koras Ahmad Ridwan Dalimunte.

Sementara itu kepala dinas sosial, Hendra Wijaya menanggapi aksi di depan kantor bupati kab. Deli serdang, mengatakan “kami akan menindak lanjuti tuntutan yang adek-adek sampaikan, dan jika benar maka saya akan bertindak tegas dan akan mencopotnya,” ujar pak kadis. (MA)

Panen Perdana, Polsek Lubuk Pakam Hasilkan 250Ikat Kangkung

0

SNN.com // Deli Serdang — Setelah beberapa minggu lalu Polsek Lubuk Pakam melakukan penanaman Sayur mayur guna menjalankan tugas dari pemerintah dalam giat ketahanan pangan dimasa pandemi Covid-19, akhirnya tanaman yang berada di Halaman belakang Mapolsek berhasil di Panen. Sabtu (11/07/20)

Sayuran yang telah dipanen akan dibagikan ke warga yang kurang mampu dan juga pengurus kebun adalah sayuran jenis Kangkung akar yang kemudian dijual ke pasar oleh warga agar dapat membantu perekonomian warga.

AKP Hendri Yanto Sihotang selaku Kapolsek Lubuk Pakam ketika dikonfirmasi melalui via whatsapp mengatakan ” Kangkung yang kita tanam dibelakang seluas 2 rantai yang dibantu warga akhirnya kita panen dan hasil ini akan kita berikan ke warga kurang mampu agar dapat mereka jual atau konsumsi sendiri ” katanya

Dalam giat ini Kapolsek Lubuk Pakam pun Didampingi oleh Ketua Bhayangkari Ranting Lubuk Pakam Ny.Ritha Hendri Yanto S. dan Personel Bhabinkamtibmas Polsek Lubuk Pakam Polresta Deli Serdang.

Ungkap Kapolsek Lubuk Pakam dalam panen perdana ini dari kebun belakang menghasikan 250ikat Kangkung, dan mereka juga akan kembali menanam sayuran Sawi dan bayam agar dapat membantu warga kurang mampu.

” sekitar 250ikat hasil panen kita kali ini dan nanti akan kita tanam sawi dan bayam, karena bibit sudah disiapkan dan akan kita mulai selasa ini. ” tutupnya (AY29)

Kapolres Langkat Sampaikan Bantuan Kapolda Sumut Kepada Warga Penderita Penyakit Kulit.

0

SNN.com // Langkat — Melalui Kapolres Langkat AKBP Edi S. Sinulingga, SIK Kapolda SUMUT Irjen Pol Martuani Sormin memberikan bantuan kepada seorang warga yang diketahui menderita penyakit aneh bernama Nano 27 Tahun beralamat di Lingkungan II Pipa Dua Kelurahan Pangkalan Batu Kecamatan Berandan Barat Kabupaten Langkat. Sabtu (11/07/20) sekitar pukul 15:00wib

Dalam Kunjungannya  Kapolres Langkat AKBP EDI S. SINULINGGA, SIK  memberikan bantuan berupa uang dan sembako dari Kapolda Sumut, dari Kapolres Langkat dan Bantuan sembako dari Polsek Pkl. Berandan.

Kapolres Langkat Serta Mendatangkan Tenaga Medis dari Dokkes Polres Langkat yaitu Paur Kes Polres Langkat Dr. Lesly Sitorus guna memeriksa  Warga yang diketahui menderita Penyakit SINDROM STEVEN JHONSON.

Ketika ditemui diruangannya Kapolres Langkat mengatakan akan membantu warga tersebut sampai sembuh dan juga memberikan bantuan dari Kapolda Sumut agar meringankan beban keluarga bapak Nano.

” Hari ini kita akan menjenguk warga yang menderita penyakit kulit yang diberikan Kapolda Sumut melalui Polres Langkat dan kita juga akan membantu pengobatan warga tersebut ” ujarnya.

Diketahui Warga tersebut mengalami penyakit yang dikategorikan Aneh, di karenakan sudah selama 3 (tiga) bulan penyakitnya tidak mengalami kesembuhan, pada  bulan Mei awalnya penderita hanya mengalami luka dan gatal di awal mula tepatnya di jambang sebelah kanan dan dalam satu malam sudah menyebar disekitar wajah.

Kemudian dilakukan pengobatan di Polindes Keluraha  Pangkalan Batu Kecamatan Berandan Barat, namun penyakitnya semakin menyebar ke seluruh tubuh hingga sampai saat ini tidak ada mengalami kesembuhan.

Mendengar Hal tersebut Kapolres Langkat AKBP EDI S. SINULINGGA, SIK menyarankan kepada penderita penyakit an. Nano di sarankan untuk di rujuk berobat  ke Rumah Sakit Umum Tanjung Pura, namun si penderita penyakit meminta tempo masih meneruskan pengobatan secara alternatif menunggu Penutup obat yang akan diberikan pada hari Minggu.

” Kita juga sudah menyarankan Nano untuk berobat ke Rumah Sakit dan kita akan bantu biaya perobatan nya, namun warga tersebut mengatakan masih menjalani probatan tradisional dan akan mau ke Rumah Sakit bila belum ada kurangnya ” kata Akbp Edi S Sinulingga yang juga mantan Kapolres Batang Jawa Tengah itu

Penderita penyakit tersebut dikategorikan Aneh dikarenakan kulit sekujur tubuh korban mengalami terkelupas. Setelah korban berobat di Polides Kel. Pkl. Batu, korban juga berobat secara alternatif dan hasil dari pentunjuk pengobat akan dilakukan Tutup Obat pada hari Minggu Tgl. 12 Juli 2020, namun kalau belum ada kurangnya akan ditambah waktunya selama 3 hari.

Dan setelah berpikir panjang akhirnya Si penderita penyakit atas nama NANO bersedia di rujuk untuk berobat ke Rumah Sakit Tanjung Pura pada hari Senin atas saran dari Kapolres Langkat dan akan di lakukan penjemputan oleh Team  Kaur Kes Polres Langkat dr. Lesly Br. Sitorus.

” Akhirnya setelah penjelasan dari Kita dan Team Medis Polres Langkat  beliau mau untuk dirujuk ke Rumah Sakit dan akan dibawa Team Dokkes Polres Langkat pada hari senin esok ” tutupnya. (AY29)

Belasan Truk Material Galian C Sebabkan Jalan Rusak Parah Dihadang Warga Desa Banyumas.

0
Beberapa truk yang terparkir dipinggir jalan akibat dihadang warga

SNN.com // Langkat — Sejumlah warga Dusun III, IV Desa Banyumas Dan warga Desa Petumbukan Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat menghadang jalan belasan truk pengangkut pasir dan material yang setiap harinya melintasi Jalan Desa mereka dengan cara menumpuk timbunan pasir ditengah jalan. Rabu (08/07/20)

Penyebab warga memberhentikan truk tersebut bukan tanpa alasan, sebab selama beberapa tahun belakangan ini mulai tahun 2013 lalu jalan Dusun III dan IV Desa Banyumas menuju ke Desa Pertumbukan rusak parah dan juga mengakibatkan debu bertebaran yang sangat menggangu aktivitas warga.

” Jadi rusak jalannya, debu nya pun banyak kalau hujan pun becek kali, dulu gak kayak gini jalan ini sebelum truk ini masuk, sekarang kok berlobang besar dan makin parah lah” ujar salah satu warga.

Akhirnya belasan sopir yang merasa keberatan akibat puluhan warga khususnya kaum ibu-ibu menghalangi kerja mereka, pihak Desa dan di bantu personil dari Polsek Stabat hadir dan mengadakan mediasi antara warga, sopir, ormas dan perwakilan dari pemilik area Galian C.

Saat warga dan sopir truk mediasi di ruang sekolah bersama kades banyumas, kades pertumbukan dan kapolsek stabat

Setelah 2 jam lebih mediasi tersebut, akhirnya warga meminta  Kepala desa untuk merevisi kembali surat perjanjian yang sebelumnya sudah dibuat beberapa tahun lalu agar dalam surat perjanjian tersebut dibuat sangsi sopir truk yang melanggar janji tersebut.

Yang mana disurat perjanjian sebelum nya warga setuju bila truk yang melintas di jalan alternatif mengalami kerusakan maka diperbolehkan untuk melalui jalan Dusun III dan IV dengan sekali melintas memberikan distribusi sebesar Rp2000 kepada oknum setempat agar uang tersebut dapat digunakan untuk perbaikan jalan yang rusak.

Selaku Kades Banyumas Edy Suryanto mengatakan ” surat perjanjian sebelumnya sudah disetujui warga akan kembali direvisi sebab warga Dusun III dan IV tidak setuju truk pengangkut material Galian C tersebut melintas di jalan Dusun mereka, dan menuntut agar Truk hanya melintasi jalan alternatif di Simpang Keris saja ” Ujar nya

Baju dinas Kapolsek Stabat AKP M.Surbakti, Baju Putih Kades Banyumas Bapak Edy Suryanto, Baju Abu Kades Pertumbukan Bapak Hasan Basri S.sos

Namun setelah beberapa waktu belakangan ini jalan yang rusak tak kunjung di perbaiki dan itu yang buat warga marah sehingga ingin meminta Kepala Desa untuk merevisi surat perjanjian tersebut.

Kemudian Surat perjanjian tersebut pun di revisi sesuai dengan keinginan warga bahwa semua truk pengangkut material Galian C tersebut dilarang untuk melintasi jalan Dusun III dan IV, Dan bila ada truk yang melanggar akan dikenakan sangsi yang sampai saat ini belum di tentukn sangsi seperti apa yang diberikan warga kepada sopir truk tersebut.

Diwaktu yang sama seorang perwakilan PT.QTON bernama bapak Adham juga memberikan komentar dalam mediasi tersebut yang mana pihak nya mau merawat jalan yang dilalui truk-truk tersebut dan meminta pengertian dari sopir-sopir untuk membantu melakukan perawatan tersebut.

” kalau dari kami (PT.Qton) sudah membuka jalan sendiri namun banyak juga yang mengunakan jalan ini (Jalan Dusun III,IV) sehingga kami juga meminta para sopir untuk membantu untuk membeli matarial batu yang digunakan menimbun jalan ” tutupnya. (AY29)

Bawa 30Bal Ganja Asal Aceh, Pemuda Bandung Gagal Pulang Kampung

0

SNN.com // Langkat – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Langkat menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ganja lintas provinsi yang dibawa dari Aceh tujuan Medan, Rabu (08/07/2020) pagi.

Selain menyita barang bukti 30 bal ganja kering total seberat 30 kilogram, polisi juga mengamankan seorang pria terduga kurir berinisial JA (28), warga Kelurahan Pasirenda, Kecamatan Ujungbrung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kasat Narkoba AKP Firman Melalui Kasubag Humas Polres Langkat AKP Rochmat membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

AKP Rochmat  mengatakan, barang bukti ganja diamankan dari sebuah bus lintas provinsi trayek Medan-Aceh, yang dihentikan pihaknya tepat di depan Pos Lantas Sei Karang, Desa Kwalabegumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, sekira pukul 07.00 wib.

Menurutnya, tim kepolisian yang dipimpin Kanit II Satresnakoba, Ipda Sukma Atmaja, menemukan 30 bal berisi ganja dari sebuah tas ransel dan sebuah koper yang ditempatkan dalam bagasi samping bus terkait.

“Saat kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut, kedua tas berisi ganja yang ada di dalam bagasi bus itu adalah barang milik salah seorang penumpang yang kita curigai beperan sebagai kurir lintas provinsi,” jelasnya

Sejauh ini, lanjutnya, anggota Satresnarkoba Polres Langkat masih melakukan penyelidikan lanjutan, guna mengungkap jaringan di balik upaya penyelundupan ganja tersebut.

“Saat ini, tersangka pemilik ganja dan barang bukti telah kita tahan. Sedangkan untuk mengungkap jatingan di balik ini, masih dalam penyelidikan,” ungkap Firman, yang juga mantan Kasat Reskrim Polres Binjai. (AY29)

Lurah Kwala Bingai Dicopot Setelah Terbitkan Ratusan SKT Di Lahan Negara, DPN LPK Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus Ini.

0
Misnan saat menjabat lurah kwala bingai mengenakan seragam dinas

SNN.com // Langkat–Lurah Kwala Bingai, Misnan akhirnya resmi dicopot dari jabatannya, setelah sebelumnya sempat dipanggil Asisten Pemkab Langkat terkait viralnya pemberitaan soal penerbitan SKT (Surat Keterangan Tanah) di lahan milik negara. Dan Kini, Misnan telah dipindahkan menjadi staff biasa di Kantor Camat Stabat. Rabu (08/07/20)

Camat Stabat, Nuradi saat ditemui mengatakan dirinya sudah berulangkali memperingatkan Misnan agar tidak lagi menerbitkan SKT di lahan milik negara. Namun, oleh Misnan saran Camat hanya didengar masuk telinga kiri keluar telinga kanan.

“Sudah sering saya ingatkan tapi tak didengarkan dia (Misnan)” kata Camat Nuradi, Selasa (07/07) siang, diruang kerjanya.

Pencopotan Misnan dari jabatannya sebagai Lurah bukan berarti proses hukum terhadapnya berhenti. Hal itu disampaikan Waketum DPN LPK, Norman Ginting SE.(Dewan Pimpinan Nasional lembaga Pemberantasan Koropsi).

Dijelaskannya, Diskrimsus Poldasu dan Polres Langkat diminta untuk segera menangkap dan memeriksa mantan Lurah Misnan.

Pasalnya, diduga Misnan secara sengaja melanggar hukum terkait penerbitan SKT di lahan milik negara.

Diduga Salah satu surat bukti SKT yang di tanda tangani Misnan Saat menjabat lurah kwala bingai

“Kita minta supaya Misnan segera ditangkap dan diproses secara hukum,” ujarnya.

Informasi terbaru diperoleh, terdapat salah seorang pemilik Surat Keterangan Tanah (SKT) di lahan PTPN2 Kwala Bingai yang dikeluarkan oleh  Misnan S Sos, mengaku kembali lagi dilakukan pengutipan biaya sebesar Rp.500 ribu dengan alasan untuk membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Sebanyak 800 SKT lebih dibandrol Misnan dengan harga bervariasi dari mulai Rp. 2,5 jt hingga 5 jt.

“Petani menyewa lahan perhektarnya sebesar Rp.4 juta, untuk masyarakat yang membeli tanah ukuran per 1 (satu ) rante hanya membayar Rp.5 juta,  mendapatkan  SKT dan lahan tanah tidak jelas,” kata sumber.

Padahal, berdasarkan Surat Edaran Bupati telah disampaikan bahwa Pemkab Langkat minta Camat agar melarang Kades/Lurah mengeluarkan surat keterangan tanah (SKT) yang dapat menimbulkan hak atas tanah dimaksud.

Perbuatan oknum mantan Lurah Kwala Bingai diduga telah melanggar Surat Edaran Bupati Langkat Nomor 393.4-256/PEM/2019 prihal tentang pengamanan areal eks HGU PTPN II seluas 1.210.8680 ha terletak di Kecamatan Stabat, Wampu, Secanggang, Sei Bingei, Kuala dan Salapian.

Mantan Lurah Kwala Bingai, Misnan saat dikonfirmasi prihal SKT yang di keluarkannya
“itu saya keluarkan atas dasar permohonan polres langkat kepada bupati untuk dipergunakan dan di kelola oleh Yayasan Bhayangkara Polres Langkat. Untuk di petak-petakan dan di jadikan tapak perumahan, dan kalau masalah kutipan 500 itu bukan saya mungkin ketuanya tapi intinya bukan saya” tutupnya.(AY29).

Resmikan Warkop Bumdes, Desa Batu Melenggang Adakan Pertandingan Catur.

0

 

SNN.com // Langkat — Dalam rangka meresmikan Warung Kopi Bumdes, Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai gelar Tournament Catur antar warga setempat. Minggu (05/07/20)

Pertandingan ini terlaksana atas kerjasama Pihak Desa Batu Melenggang dengan Koni Kecamatan Hinai. Yang diharapkan dapat memberikn semangat baru untuk para Atlet Catur khususnya para pecinta Catur.

Kardiman selaku Kepala Desa Batu Melenggang yang juga salah satu pengurus Koni Hinai mengatakan lomba catur ini digelar untuk memupuk dan mencari bibit atlet catur di wilayah Kecamatan Hinai.

“Sehingga apabila ada lomba-lomba catur yang tingkatnya lebih tinggi, Hinai Khususnya Batu Melenggang bisa mengirimkan atlet terbaiknya dan memenangkan pertandingan Ditingkat atas ” katanya.

 

Lebih dari 20 orang dari berbagai usia dan kategori ikut sert dalam pertandingan Catur ini, dan pergelaran ini juga mengikuti aturan Protokol Kesehatan untuk setiap perserta dan panitia

” Seluruh perserta dan panitia yang hadir juga wajib mematuhi protokol kesehatan mengingat kondisi Pandemi covid-19 saat ini ” ungkap Kardiman.

Kegiatan yang bertajuk Liga Catur Koni Kecamatan Hinai ini pun berjalan meriah dan para perserta yang berhasil menang berhak memdapat tropy dan uang tunai sehingga dapat memotivasi perserta lainnya untuk lebih giat berlatih agar bila ada pertandingan Catur ditingkat lebih tinggi, perserta yang belum menang dapat mengikutinya lagi di kemudian hari. (AY29)

Bertambahnya Dua Pasien Confirm Covid-19 Pacitan Dari Klaster lokal (abu-abu)

0

SNN | Pacitan – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pacitan malam ini mengumumkan penambahan dua orang pasien positif, Saat pers conferency di Pendopo Kabupaten Pacitan. Jumat (03/07/2020) malam.

“Covid Confirm di Pacitan terus bertambah, sehingga dari 27 ditambah 2 yang baru menjadi 29. Tambahan 2 orang ini semuanya dari klaster lokal (abu-abu) yaitu 1 orang dari Desa Tanjungpuro Kecamatan Ngadirojo dan 1 orang lagi dari Desa Kembang Kecamatan Pacitan. Dengan demikian perkembangan angka yang sembuh ada 11 orang, 1 meninggal dunia, 2 dirawat di RSUD Darsono Pacitan, 1 dirawat di RSUD Soedono Madiun dan yang 14 di Wisma Atlet Pacitan”. Jelas Indartato Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pacitan

Selain itu untuk kesekian kalinya Gugus tugas menyampaikan keprihatinan dan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dikarenakan penyebaran Covid -19 masih terus bertambah.

Lebih dalam disampaikan
“Perlu diketahui bahwa pemeriksaan rapid sekitar 3440 orang yang reaktif 90, atau 2,26 %. Untuk jumlah pemeriksaan sampel swab jumlah totalnya 74 dari 558 atau yang positif dari sampel ini sekitar 13%”. Imbuhnya

“Berkaitan dengan itu, sudah barang tentu dengan melihat beberapa klaster yang ada di pacitan upaya-upaya yang yang harus kita laksanakan adalah bagaimana cararanya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam rangka melakukan atau melaksanakan protokol kesehatan serta kerjasama antara satuan gugus tugas untuk bersama-sama dalam menyadarkan masyarakat agar selalu mencuci tangan, memakai masker dan jaga jarak”, Jelasnya.

Pada kesempatan setelah pers conferency indartato menyampaikan pula terkait dengan akan dibukanya pariwisata dan pemulihan ekonomi pacitan masih dikaji terus terutama terkail dengan pelaksanaan protokol kesehatan harus sangat diperhatikan dan dilaksanakan dengan sepenuhnya.

“Saya berharap sektor pariwisata di pacitan ini segera dibuka, namun tetap melaksanakan protokol kesehatan secara bersama dan kondisi pacitan tetap orange dan jangan sampai meningkat lagi” pungkasnya. (ASR)

Kapolres Langkat Berikan Bantuan Kepada Korban Puting Beliung Di Hinai.

0
Kapolres Langkat didampingi Camat Hinai, Kapolsek Hinai dan kepala Desa Saat kunjungi warga

SNN.com // Langkat — Beberapa hari lalu Kecamatan Hinai diterjang angin puting beliung dan mengakibatkan sekitar 250 rumah rusak di 4 Desa, kejadian tersebut terjadi pada Selasa Malam (30/06/20) sekitar pukul 20:00 wib.

Atas kejadian tersebut Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga SIK turun langsung dengan menggunakan sepeda motor untuk mengunjungi kerumah warga yang menjadi korban angin puting beliung. Sabtu (04/07/20)

Kunjungan Kapolres Langkat ini bermaksud meringankan beban warga dengan memberikan sedikit bantuan berupa Sembako, Bahan Material Bangunan dan sedikit Uang untuk memperbaiki rumah yang rusak.

Dalam kunjungan nya Kapolres Langkat didampingi Kapolsek Hinai AKP Adi Alfian, Camat Hinai Muhammad Nawawi S,stp Danramil Kapt. Djauhari dan beberapa Kepala Desa Setempat menyampaikan Rasa peduli kepada warga

 

” Kedatangan kami untuk berikan bantuan dan melihat keadaan warga kita yang menjadi korban bencana puting beliung, dan semoga kedatangan kami dapat menjadi penyemangat mereka dalam menjalani aktifitas sehari-hari ” ujar Kapolres

Sedikitnya 4 Desa Porak poranda di terjang puting beliung diantaranya Desa Muka paya 101 rumah diantaranya 99 rumah warga dan 2 fasilitas umum yaitu 1 kantor desa dan mushola di dusun 3 Rusak berat. Desa Tanjung Mulia 83 rumah termasuk 20 rumah rusak berat. Suka Damai 12 rusak ringan dan 2 rusak berat. Dan Suka Damai Timur 23 rusak ringan 14 rusak berat.

Dalam kesempatan ini Camat Hinai Muhammad Nawawi S,Stp mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan Kapolres Langkat ke Kecamatan Hinai.

” Kami sangat berterima kasih dan bangga kepada Kapolres Langkat Bapak AKBP Edi Suranta Sinulingga yang telah sangat perhatian kepada warga korban puting beliung, dan kami juga berharap Kepad Kapolres agar dapat mengayomi masyarakat lebih baik lagi ” ujarnya. (AY29)