Dasco: Semangat Sumpah Pemuda Harus Diperkuat dengan Kedaulatan Data

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Okt 2026 20:12 4 Suara Netizen

Suaranetizennews – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan semangat 98 Tahun Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tanggung jawab di era modern, salah satunya dengan memperkuat kedaulatan data dan ekosistem digital nasional. Semangat persatuan yang diikrarkan pada 1928, menurutnya, perlu dilanjutkan melalui komitmen baru, yakni “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Data Indonesia.”

Pernyataan tersebut disampaikan Dasco, yang juga menjabat Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam), dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober. Dalam rekaman video yang diterima Parlementaria, Dasco didampingi Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurijal.

banner 600x600

Menjelang masa persidangan kedua Tahun Sidang 2026–2027, Dasco memaparkan empat agenda legislasi yang perlu dikerjakan secara cermat dan terintegrasi. Agenda tersebut meliputi RUU Keamanan dan Ketahanan Siber, RUU Masyarakat Adat, RUU Administrasi Kependudukan, serta RUU Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana.

Menurut Dasco, RUU Keamanan dan Ketahanan Siber diperlukan untuk memperkuat perlindungan infrastruktur digital dengan tetap menjamin privasi dan kebebasan berekspresi. Sementara itu, RUU Masyarakat Adat diharapkan memastikan pengakuan terhadap masyarakat adat, wilayah, pengetahuan, dan hak kolektif mereka.

Adapun RUU Administrasi Kependudukan ditujukan untuk menjamin identitas hukum dan akses layanan publik tanpa mengorbankan pelindungan data pribadi. Sementara RUU Perampasan Aset diharapkan memperkuat kemampuan negara menelusuri dan merampas hasil kejahatan melalui sistem peradilan pidana yang terpadu serta menjunjung prinsip due process of law.

Dasco menekankan, keempat agenda tersebut tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus terhubung dengan kerangka Satu Data Indonesia. Integrasi itu mencakup keakuratan data kependudukan, pengakuan hak masyarakat adat, pertukaran informasi yang aman, hingga penelusuran aset berdasarkan kewenangan hukum yang sah dan dapat diaudit. “Integrasi (data) bukan (berarti) izin membuka seluruh data kepada semua pihak; akses harus dibatasi menurut tujuan, kewenangan, keamanan, dan hak warga negara,” ujar Pejuang Politik Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Pada kesempatan itu, Dasco juga menyampaikan capaian DPR RI bersama Pemerintah pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027. Sejumlah rancangan undang-undang terkait reforma agraria, pelindungan ketenagakerjaan, dan Satu Data Indonesia telah disetujui sebagai bagian dari upaya menghadirkan negara di tengah masyarakat.

Menutup pidatonya, Dasco mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjaga persatuan, tetap berani dan kritis, serta berkomitmen menegakkan konstitusi demi masa depan Indonesia. “Pemuda adalah denyut nadi Indonesia dan menjaga persatuan adalah sumpah abadi kita bersama untuk Indonesia tetap abadi dan jaya: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Data Indonesia. Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98. Hidup pemuda Indonesia! Hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia!” pungkas Dasco.

Ruli Harahap

LAINNYA
error: Content is protected !!